InfoEkonomi.ID – PT Pegadaian menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan menyerahkan 1 ton sampah plastik untuk diolah kembali. Kerjasama dilakukan antara PT Pegadaian dengan startup Plustik untuk mengolah sampak plastik.
Kegiatan ini merupakan rangkaian acara Konser Lokananta 2023 yang digelar di Solo, 3-4 Juni 2023 lalu.
Pegadaian bersama bank sampah Kitiran Emas binaannya di Solo menyerahkan 1 ton sampah plastik untuk diolah kembali.Nantinya sampah plastik tersebut akan diolah mejadi barang yang memiliki nilai guna.
Dengan melibatkan puluhan milenial BUMN, sampah-sampah bekas pengunjung Festival Lokananta dikumpulkan sebelum diserahkan secara simbolis oleh tim Plustik kepada Pegadaian area Surakarta, untuk dikelola oleh Bank Sampah Kitiran Emas Binaan Pegadaian di Kota Solo.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Plustik dan para Milenial BUMN yang telah bekerja keras menjadi relawan untuk mengumpulkan sampah di area Konser Lokananta 2023 selama 2 (dua) hari ini.”
“Pasalnya gerakan seperti ini menjadi penting karena dapat memotivasi anak-anak muda untuk mulai peduli terhadap lingkungan untuk tidak membuang sampah sembarangan,” kata Suwarno.
Sementara itu, Founder Plustik, Reza Hasfinada senang mendapat kesempatan untuk kerjasama dengan BUMN.
Menurut Reza, kegiatan seperti ini perlu ditingkatkan lagi ke depannya. Masyakarat juga diharapkan lebih perhatian lagi terhadap lingkungan khususnya pada pengelolaan sampah.
“Alhamdulillah kegiatan bersih-bersih sampah di Solo berjalan lancar. semoga apa yang kita lakukan selama 2 hari ini dapat memberi contoh yang baik untuk masyarakat,” ungkap Reza.
“Kami juga berharap sampah high value yang telah berhasil dikumpulkan dan berikan kepada bank sampah Pegadaian bisa dimanfaatkan untuk menjadi sesuai hal yang bernilai,” imbuhnya.
Sebagai apresiasi, Pegadaian juga memberi hadiah kepada lima orang penonton yang turut membantu bersih-bersih.
Adapun hadiah yang diberikan kepada lima orang itu yakni Tabungan Emas masing-masing sebesar Rp 250 ribu. Selain di Kota Solo, Kementrian BUMN juga sudah melakukan kegiatan serupa di Labuan Bajo beberapa waktu yang lalu.
Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, hal ini sejalan dengan komitmen BUMN untuk mengedepankan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG’s) dalam memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.

































