Baru Terima Pajak Rp830,3 T per Mei 2023, Sri Mulyani Waspada

InfoEkonomi.ID – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati merasa waspada terkait realisasi penerimaan pajak per Mei 2023 yang baru mencapai Rp830,29 triliun, tumbuh 17,7 persen dibanding tahun lalu.

Kekhawatiran menkeu tersebut disebabkan oleh, pertumbuhan penerimaan pajak hingga Mei 2023 masih lebih rendah daripada periode sama tahun sebelumnya. Terlebih penerimaan per Mei 2023 hanya tumbuh 2,9 persen dibanding Mei 2022.

“Kalau kita lihat, kinerja penerimaan per bulan ini memang menunjukan penerimaan pajak pertumbuhannya makin melandai atau menurun. Pertumbuhannya tidak sekuat awal tahun, karena memang tahun lalu pertumbuhannya sudah sangat tinggi,” ujarnya dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (26/6/2023).

“Januari-Mei tahun lalu tumbuh 53,5 persen, tahun ini masih tumbuh 17,7 persen. Jadi, kita tumbuh masih double digit di atas pertumbuhan yang sudah tinggi tahun lalu,” kata Sri Mulyani.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menjabarkan, realisasi pendapatan dari PPh migas Rp 36,94 triliun atau 60,12 persen dari target, tumbuh 2,48 persen. Sedangkan PPh non migas Rp 486,94 triliun, atau 55,74 persen dari target.

“Artinya ini adalah kenaikan 16,4 persen dibandingkan tahun lalu (untuk PPh nonmigas),” imbuh Sri Mulyani.

Sementara realisasi pendapatan PPN dan PPNBM mencapai Rp 300,64 triliun, atau 40,47 persen dari target penerimaan pajak tahun ini sudah dikumpulkan sampai akhir Mei, tumbuh 21,31 persen. Kemudian PBB dan pajak lainnya Rp 5,78 triliun atau 14,45 persen dari target tahun ini, tumbuh 77,24 persen dilansir dari Liputan6.com

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img