InfoEkonomi.ID – PT Waskita Toll Road (WTR) salah satu perusahaan operator jalan tol Indonesia, mencatatkan adanya peningkatan volume kendaraan di ruas jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera selama periode mudik Lebaran tahun 2023.
Dengan adanya peningkatan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) pada sejumlah ruas tol tersebut pada periode lebaran tahun ini, WTR memproyeksikan akan turut mendorong peningkatan pendapatan perusahaan secara signifikan.
“Ke depannya diharapkan dengan adanya volume peningkatan ini dapat mendukung kinerja Perseroan secara berkelanjutan,” kata Alex Sewu, Corporate Secretary WTR kepada Kontan, Jumat (28/4).
Entitas anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) ini merinci besaran kenaikan volume kendaraan di beberapa ruas jalan tolnya, terutama di terutama tol Trans Jawa seperti pada jalan tol Pasuruan – Probolinggo dimana terdapat jalur fungsional seksi Probolinggo Timur – Gending, yang naik sebesar 36,7%.
Sedangkan pada jalan tol Krian – Legundi – Bunder – Manyar yang tersambung dengan cluster tiga Trans Jawa mengalami kenaikan signifikan sebesar 68,5% (YoY) dibandingkan pada periode mudik Idul Fitri tahun 2022.
Lebih lanjut pada Jalan Tol Bogor – Ciawi – Sukabumi dengan adanya jalur fungsional Cigombong – Cibadak juga mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 65,8% (YoY).
Adapun pada tol Trans Sumatera yaitu jalan tol Kayuagung Palembang Betung juga terdapat kenaikan hingga 4,1% (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara pada tol Pemalang – Batang pada puncak arus mudik lebaran tahun ini terdapat kenaikan jumlah kendaraan yang mencapai hingga 80 ribu kendaraan, dilansir dari Kontan.
































