Bea Cukai melalui unit vertikalnya secara aktif melaksanakan edukasi yang menyasar mahasiswa di berbagai daerah untuk mengenalkan peran, tugas, serta fungsi kepabeanan dan cukai kepada generasi muda. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bea Cukai untuk menyebarkan informasi, meningkatkan literasi, serta membangun kesadaran hukum seputar kepabeanan dan cukai.
Bea Cukai Tanjung Emas melaksanakan edukasi kepada 26 mahasiswa Universitas Diponegoro dalam kegiatan Company Visit yang diselenggarakan oleh Students Empowerment and Vocational Logistics (SEIVO) pada Rabu (26/08).
Serupa kegiatan tersebut, pada hari yang sama, Bea Cukai Entikong mengedukasi mahasiswa STKIP Melawi Kampus Wilayah Perbatasan Entikong melalui kegiatan Customs Goes to Campus. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa (PKKBM) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh STKIP Melawi.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, mengungkapkan bahwa sosialisasi kepada mahasiswa dimanfaatkan Bea Cukai sebagai ruang untuk mengenalkan fungsi utama Bea Cukai sebagai trade facilitator dan industrial assistance, community protector, serta revenue collector.
Sebagai trade facilitator dan industrial assistance, Bea Cukai mendukung arus perdagangan internasional melalui kemudahan prosedur kepabeanan. Sebagai community protector, Bea Cukai melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal dan/atau berbahaya. Sementara itu, sebagai revenue collector, Bea Cukai mengumpulkan penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai.
Selain hal tersebut, mahasiswa juga dibekali pengetahuan dasar seputar pengetahuan teknis kepabeanan dan cukai, seperti transformasi digital melalui CEISA 4.0, ekosistem Indonesia National Single Window (INSW), tata kelola registrasi IMEI, serta imbauan pencegahan penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai.
Melalui kegiatan tersebut, Budi berharap dapat meningkatkan literasi kepabeanan mahasiswa sekaligus menjadi bekal untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang adaptif dan memahami kebutuhan dunia kerja.
“Pembekalan kepada mahasiswa ini menjadi jembatan untuk berbagi pengetahuan dan membangun kolaborasi dengan generasi muda. Diharapkan, informasi yang diperoleh para mahasiswa dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya, sehingga pemahaman mengenai ketentuan kepabeanan dan cukai semakin luas,” pungkasnya.
Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News































