Kolaborasi Bea Cukai dan Pemangku Kepentingan Dorong UMKM Sumut Tembus Pasar Global

Bea Cukai terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, mendorong ekspor, serta meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kepabeanan dan cukai. Hal ini tercemin dari dua kegiatan yang telah digelar, yaitu kolaborasi Kemenkeu Satu Provinsi Sumatra Utara (Sumut) dengan Pemkot Medan, serta partisipasi aktif Bea Cukai Tanjungpinang dalam dialog publik bersama masyarakat.

Di Medan, Perwakilan Kemenkeu Satu Sumut bersama Pemkot Medan memperkuat kerja sama dalam pengembangan UMKM, peningkatan ekspor daerah, serta penguatan kawasan ekonomi dan industry (04/06). Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Medan tersebut dihadiri oleh jajaran Kemenkeu dan Pemkot Medan guna membahas berbagai program yang dapat mendukung pengembangan sektor unggulan daerah.

Kepala Perwakilan Kemenkeu Sumatera Utara, Rudy Rahmaddi, menjelaskan bahwa Sumatera Utara memiliki berbagai komoditas potensial yang dapat terus didorong menembus pasar global. Selain komoditas kemenyan dari kawasan Tapanuli, produk olahan daun kelor juga dinilai memiliki peluang ekspor yang menjanjikan. Untuk mendukung hal tersebut, Kemenkeu siap memanfaatkan jaringan perwakilan Indonesia di luar negeri dalam melakukan penjajakan pasar dan market intelligence bagi pelaku usaha.

Sebelumnya, di Tanjungpinang, Bea Cukai turut berperan aktif dalam kegiatan dialog publik bertajuk Obrolan Menarik Jaksa Menjawab yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (03/06). Kegiatan tersebut menjadi wadah diskusi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mengenai peluang serta tantangan menjadikan Tanjungpinang sebagai sentra logistik barang impor di wilayah perbatasan.

Dalam forum tersebut, Bea Cukai Tanjungpinang memberikan pemahaman terkait regulasi impor, pengawasan barang, serta layanan kepabeanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Bea Cukai juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pendampingan kepada pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan ekspor dan impor secara sesuai ketentuan.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, mengatakan bahwa kolaborasi yang erat dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berdaya saing.

“Melalui kolaborasi yang kuat, berbagai potensi daerah dapat berkembang secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Budi.

Melalui berbagai upaya tersebut, Bea Cukai berharap tercipta ekosistem usaha yang semakin kondusif, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta memperkuat kontribusi daerah dalam perdagangan internasional.

Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img