Wapres Gibran Tinjau Proyek MRT Jakarta Fase 2A, Progres Capai Hampir 60 Persen

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming meninjau area konstruksi fase 2A lin utara selatan, yaitu Stasiun Sawah Besar dan Harmoni. Dalam kunjungannya, Wapres Gibran menegaskan pembangunan transportasi publik yang aman, nyaman, modern, dan terintegrasi merupakan prioritas pemerintah untuk mendorong mobilitas masyarakat perkotaan yang lebih baik. Didampingi oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat, Wapres Gibran mengapresiasi perkembangan pembangunan fase 2A yang telah mencapai 59,76 persen.

Tiba di area konstruksi Stasiun Sawah Besar sekitar 09.00 WIB, Wapres Gibran dan rombongan mendengarkan penjelasan oleh Direktur Utama Tuhiyat didampingi oleh Direktur Konstruksi Weni Maulina tentang profil kedua stasiun yang termasuk di paket kontrak CP202 bersama dengan Stasiun Mangga Besar. Peninjauan berlanjut ke dalam area stasiun dan berjalan menyusuri terowongan ke arah selatan hingga ke Stasiun Harmoni.

“Ini progres yang luar biasa. Kami mengapresiasi seluruh jajaran MRT Jakarta, para pekerja konstruksi, pemerintah pusat, dan pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terus bekerja siang dan malam memastikan pembangunan berjalan sesuai target,” ujarnya. “Transportasi publik yang aman, nyaman, modern, dan terintegrasi adalah kebutuhan utama kota besar. Jika sistemnya baik, masyarakat akan semakin memilih menggunakan transportasi publik,” ungkap Wapres Gibran.

Senada dengan Wapres Gibran, Gubernur Pramono menyatakan bahwa pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan pembangunan lin timur barat. “Selain meneruskan pembangunan fase 2A, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah melanjutkan proyek fase 1 tahap 1 lin timur barat yang kini memasuki tahap pembebasan lahan, penetapan trase, dan penentuan titik stasiun,” jelasnya. PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan groundbreaking fase 1 tahap 1 lin timur barat terlaksana pada 2026 ini.

Hingga 25 April 2026, perkembangan pembangunan fase 2A terus menunjukkan proges signifikan. Paket kontrak 201 Bundaran HI—Harmoni telah menyelesaikan 92,58 persen pembangunannya. Sedangkan paket kontrak 202 Harmoni—Mangga Besar telah mencapai 65,02 persen, dan paket kontrak 203 telah menyelesaikan 84,16 persen dari target 83,74 persen. Direktur Utama Tuhiyat menyebutkan bahwa rel fase 1 dan fase 2A hingga Monas telah tersambung dan tim konstruksi sedang mempersiapkan instalasi sistem persinyalan. “Kami optimistis target uji coba operasional segmen 1 Bundaran HI hingga Monas dapat terlaksana pada akhir 2027 dan hingga Kota pada akhir 2029, termasuk penyelesaian pembangunan terowongan (tunnel) dari Bundaran HI hingga Kota,” pungkasnya.

Fase 2A lin utara selatan akan menghubungkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta hingga Kota sepanjang sekitar 5,8 kilometer dan terdiri dari tujuh stasiun bawah tanah, yaitu Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota. Fase 2A tersebut dibagi menjadi dua segmen, yaitu segmen satu Bundaran HI—Monas yang ditargetkan selesai pada 2027, dan segmen dua Harmoni—Kota yang ditargetkan selesai pada 2029. Fase ini dibangun dengan biaya sekitar Rp25,3 triliun melalui dana pinjaman kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Jepang. Sedangkan Fase 2B yang rencananya melanjutkan dari Kota sampai dengan Depo Ancol Barat masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study).

Sejalan dengan pengembangan sistem transportasi perkotaan modern yang semakin terintegrasi, pembangunan Fase 2A turut dikembangkan dengan konsep kawasan berorientasi transit (transit oriented development). Pembangunan dengan konsep ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur stasiun MRT Jakarta saja, namun juga kawasan sebagai paduan antara fungsi transit dan aktivitas masyarakat, bangunan, dan ruang publik yang akan mengoptimalkan akses terhadap transportasi publik sehingga dapat menunjang daya angkut pelanggan.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img