Patra Jasa–GIZ Percepat Transisi Energi melalui Pengembangan Green Building dan Investasi Hijau

PT Patra Jasa mempercepat langkah transformasi berkelanjutan melalui kerja sama strategis dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH dalam pengembangan proyek transisi energi, green building, dan investasi hijau di perusahaan.

GIZ merupakan badan milik Pemerintah Republik Federal Jerman yang berperan sebagai mitra yang mendukung kerja sama pembangunan berkelanjutan melalui pemberian hibah dukungan teknis (technical assistance), serta berbagai bentuk fasilitasi lainnya.

Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui pelaksanaan program kolaboratif yang berkontribusi pada pengembangan proyek-proyek berkelanjutan dan rendah karbon.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilaksanakan di Jakarta, oleh Direktur Utama PT Patra Jasa, Ray SM Daulay, bersama Director Energy Programme GIZ Indonesia/ASEAN, Lisa Tinschert.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak akan mendorong implementasi proyek-proyek berkelanjutan yang mencakup efisiensi energi, pengembangan bangunan hijau, pemanfaatan energi terbarukan, serta penguatan skema pembiayaan hijau.

Inisiatif ini sejalan dengan upaya percepatan transisi energi dan pencapaian target pembangunan rendah karbon di Indonesia.

Direktur Utama PT Patra Jasa, Ray SM Daulay, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam mempercepat transformasi bisnis berkelanjutan.

“Kami telah mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam arah strategis perusahaan melalui sustainability roadmap hingga 2030.”

“Bersama GIZ, Patra Jasa berkomitmen mendorong transisi energi melalui pengembangan green building dan green investment yang mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan, termasuk dalam pengembangan Patra Surabaya Hotel & Convention,” ungkapnya.

Sementara itu, Director Energy Programme GIZ Indonesia/ASEAN, Lisa Tinschert, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong percepatan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

” Penandatanganan hari ini mencerminkan komitmen yang kuat dari kedua belah pihak untuk kolaborasi berkelanjutan dalam agenda transisi energi dan kita akan terus mengeksplorasi area kolaborasi baru di masa mendatang untuk mendukung inisiatif keberlanjutan dan dekarbonisasi Pertamina,” ucapnya.

MOU dan KAK memberi kita landasan untuk bergerak maju dengan jelas dan penuh keyakinan. Kami sangat menghargai kepercayaan yang diberikan Pertamina kepada kami.”

Pj. VP Corporate Secretary PT Patra Jasa, Fadjar Djoko Santoso, menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat implementasi prinsip keberlanjutan di seluruh lini bisnis.

“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat implementasi transisi energi di lingkungan Patra Jasa.”

“Kami melihat green building dan investasi hijau sebagai peluang sekaligus kebutuhan untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan, lingkungan, dan masyarakat,” ujarnya.

MoU ini akan berlaku hingga 30 Juni 2028 dan akan ditindaklanjuti melalui penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk proyek milik Patra Jasa yang berpotensi dikembangkan serta proyek Green Hospital bersama PBM IHC.

Ke depan, Patra Jasa berkomitmen untuk terus memperkuat portofolio bisnis berbasis keberlanjutan, sekaligus berperan aktif dalam mendukung agenda transisi energi dan pengembangan ekonomi hijau di Indonesia.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img