Bea Cukai perkuat dukungannya terhadap pelaku UMKM agar mampu menembus pasar internasional melalui berbagai kegiatan edukasi dan pembinaan ekspor di sejumlah daerah. Kegiatan tersebut dilaksanakan antara lain di Bontang, Tarakan, dan Banjarnegara dengan melibatkan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait.
Di Bontang, Bea Cukai bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang menggelar sosialisasi prosedur dan tata cara ekspor bagi pelaku UMKM di Hotel Bukit Sintuk, Selasa (28/04). Kegiatan ini bertujuan membekali pelaku usaha dengan pemahaman mengenai prosedur kepabeanan agar produk lokal mampu bersaing di pasar global.
Materi yang disampaikan meliputi prosedur ekspor bagi UMKM, tata cara pengajuan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), hingga ketentuan larangan dan pembatasan (lartas). Selain itu, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai strategi ekspor, mulai dari standarisasi kemasan hingga riset pasar digital melalui platform internasional.
Sementara itu, Bea Cukai Tarakan turut menghadiri kegiatan Akselerasi Ekspor Komoditas Unggulan Kalimantan Utara yang diselenggarakan Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kalimantan Utara (29/04). Dalam kegiatan tersebut, Bea Cukai memberikan pemahaman terkait prosedur kepabeanan dan berbagai kemudahan ekspor kepada para pelaku usaha di wilayah Kalimantan Utara.
Terakhir (19/05), upaya serupa juga dilakukan Bea Cukai Purwokerto melalui pelatihan dan pembinaan ekspor bagi 50 pelaku UMKM di Kabupaten Banjarnegara. Dalam kegiatan yang digelar di PLUT Banjarnegara tersebut, peserta mengikuti proses kurasi produk unggulan daerah, mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, furnitur, produk herbal, hingga fashion dan tekstil.
Selain memberikan pemahaman terkait ketentuan ekspor, Bea Cukai Purwokerto juga mengingatkan pentingnya legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP, dan sertifikasi pendukung lainnya guna menunjang kegiatan ekspor. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para pelaku usaha.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, mengatakan bahwa Bea Cukai berkomitmen memperluas akses informasi dan pendampingan bagi UMKM agar semakin siap memasuki pasar global.
“Kami terus berupaya hadir sebagai trade facilitator dan industrial assistance bagi UMKM. Melalui edukasi dan asistensi yang berkelanjutan, Bea Cukai ingin mendorong produk-produk unggulan daerah memiliki daya saing dan mampu menembus pasar internasional,” ujar Budi.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara Bea Cukai, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ekspor nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































