PT Varuna Cahaya Santosa (VCS) telah berhasil mendapatkan perizinan utama untuk 13 segmen dari Varuna Cable System, sebuah langkah signifikan dalam meningkatkan konektivitas di Indonesia Timur. Kerja sama ini melibatkan PT CCSI Konektivitas Digital, PT Pracheta Nusa Telekom, dan Mitsui & Co, Ltd. Pencapaian ini menandai pengembangan infrastruktur jaringan backbone fiber optik yang membentang sepanjang kurang lebih 4.200 km.
Segmen yang mendapatkan Surat Rekomendasi – 1 mencakup rute penting seperti Sumenep – Situbondo, Bima – Labuan Bajo, dan Labuan Bajo – Selayar. Varuna dirancang untuk mentransmisikan bandwidth berkapasitas tinggi dengan kecepatan optimal mencapai 12,6 Tbps per pair, menjawab kebutuhan bandwidth yang semakin meningkat dari Jawa Timur ke Indonesia Timur.
“Varuna akan berperan penting dalam menjembatani kesenjangan digital antara wilayah barat dan timur Indonesia, khususnya antara Pulau Jawa dan pulau-pulau lainnya,” ujar Presiden Direktur VCS, Peter Djatmiko. Ia menekankan pentingnya infrastruktur ini dalam mendukung perkembangan ekonomi digital dan menghubungkan Pulau Jawa dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), mendukung agenda pemerintah untuk mentransformasi ibu kota baru menjadi smart city.
VCS berkomitmen untuk memperluas akses jaringan Varuna ke para pengguna akhir dengan menjalin kerjasama dengan penyedia layanan telekomunikasi. “Dengan memanfaatkan backbone kami yang kuat, kami dapat memperkuat penyedia layanan ini untuk memberikan layanan internet yang andal dan terjangkau ke daerah-daerah yang belum terjangkau,” tambah Peter.
Infrastruktur ini diharapkan tidak hanya menghubungkan masyarakat, tetapi juga mengembangkan bisnis dan membangun masa depan yang lebih cerah untuk pertumbuhan digital bangsa. “Kami sangat antusias untuk menyaksikan dampak transformatif dari infrastruktur ini menjelang RFS di tahun 2027,” tutup Peter Djatmiko.
































