Industri Sepatu Olahraga Indonesia Pernah Dominasi 20 Persen Pasar Global

InfoEkonomi.ID – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengungkapkan bahwa industri sepatu olahraga Indonesia pernah mendominasi 20% pasar global, namun kini tinggal 2%. Dalam sebuah forum daring pada Jumat (11/10), Teten menjelaskan bahwa penurunan ini disebabkan oleh transisi industri yang kurang berkelanjutan.

Teten mengingat kembali masa industrialisasi besar-besaran pada pertengahan tahun ’90-an, ketika Indonesia menarik investasi asing dan memindahkan industri manufaktur ke dalam negeri. “Kami hanya mencari tenaga kerja, sementara bahan baku dan teknologi berasal dari luar,” jelasnya.

Meskipun saat itu Indonesia berhasil menarik pabrik-pabrik sepatu olahraga terkenal, kondisi ini tidak bertahan lama. Teten menyebut industri sepatu olahraga kini merupakan “sunset industry” yang tidak mampu bersaing. “Hari ini, kita hanya menguasai 2% pasar sepatu olahraga dunia,” tuturnya.

Ia menekankan pentingnya fokus pada hilirisasi sumber daya dalam negeri untuk mendorong pertumbuhan industri yang lebih berkelanjutan. “Kita perlu menciptakan lapangan kerja berkualitas,” kata Teten, menambahkan bahwa intervensi pemerintah dalam teknologi dan pembiayaan sangat diperlukan untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Saat ini, akses pembiayaan perbankan untuk UMKM baru mencapai 20-21%, yang menunjukkan adanya tantangan besar. Teten berpendapat, alih-alih menarik relokasi industri manufaktur asing, fokus seharusnya berada pada penciptaan lapangan kerja berkualitas.

Ia juga memperingatkan agar tidak terulang kembali situasi seperti tahun ’80-an dan ’90-an. “Dengan penerapan IoT di industri manufaktur, saya tidak optimis jika kita mengundang relokasi. Banyak perusahaan di Korea dan Jepang sudah sangat efisien dengan smart factory yang meminimalisir kebutuhan tenaga kerja,” ujarnya.

Dengan pergeseran ini, Teten berharap Indonesia dapat menciptakan industri yang lebih berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img