InfoEkonomi.ID – Bupati Bengkalis, Kasmarni, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, Andris Wasono, menyaksikan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bengkalis dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah Cabang Bengkalis. Acara ini berlangsung di ruangan Digital Centre Syariah, Menara PT. Bank Riau Kepri Syari’ah Kantor Pusat Pekanbaru pada Jumat, 3 Mei 2024.
Perjanjian kerjasama tersebut terkait dengan mekanisme pelaksanaan transaksi non-tunai melalui implementasi layanan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes-Link) di 136 Desa di Kabupaten Bengkalis.
Dalam arahannya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bengkalis, Bupati Bengkalis menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan PT. BRKS atas kesediaannya untuk menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bengkalis.
Andris menyatakan, “Dukungan ini menjadi kehormatan bagi kami sebagai Pemerintah Daerah. Kerjasama ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada pemerintah desa dalam bertransaksi, meningkatkan keakuratan pencatatan penerimaan dan belanja dalam APBDesa, serta menciptakan pengelolaan anggaran yang lebih efisien, transparan, dan aman.”
Selain itu, Andris juga berharap bahwa kedua belah pihak, baik PT. BRKS maupun Dinas PMD, dapat menjalankan perjanjian kerjasama ini dengan baik dan bertanggung jawab sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangannya masing-masing.
Selama acara, Andris juga mengharapkan agar PT. BRKS dapat memperluas layanan perbankannya di wilayah Kabupaten Bengkalis dengan meningkatkan jumlah layanan ATM, Mobile ATM, atau bahkan membuka Kedai Bank Riau di desa-desa.
Menanggapi hal tersebut, Imran, yang mewakili Pimpinan Bank Riau Kepri Syariah, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Imran menyatakan, “Kami telah diberi tanggung jawab untuk membantu pengelolaan Siskeudes, dan saat ini banyak daerah yang mengajukan permintaan, tetapi Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Lingga di Provinsi Kepulauan Riau dipilih sebagai proyek pilot oleh Kemendagri.”
Imran juga menambahkan bahwa dengan integrasi Siskeudes ini, diharapkan pengelolaan dan pemeriksaan APBDesa akan menjadi lebih mudah. Selain itu, terkait layanan perbankan, BRKS berencana untuk memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai agen perbankan di desa.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Plt. Kadis PMD Ismail, beberapa Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, serta Branch Manager PT. BRKS Cabang Bengkalis, Badraini, dan undangan lainnya.
































