InfoEkonomi.ID – PT Brantas Abipraya (Persero) membagikan 200 santunan anak yatim dan 250 paket sembako untuk Yayasan Al-Muhajidin Sentul, Yayasan Al-Muthmainnah Bogor dan anak-anak yatim di lingkungan sekitar Kantor Pusat Brantas Abipraya, serta karyawan Golongan-1 Brantas Abipraya.
Tumpang Muhammad, Direktur SDM dan Umum Brantas Abipraya mengatakan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud syukur Perusahaan, dengan memperbanyak berbagai amalan ibadah, dengan berbuat kebaikan, dengan semangat berbagi untuk sesama.
“Oleh sebab itu, marilah kita jadikan bersama momentum ini untuk menyemangati diri, menyisihkan harta, pikiran dan kemampuan untuk membantu sesama. Ini merupakan bakti kami untuk Indonesia lewat upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tuturnya.
“Masyarakat adalah salah satu bagian penting untuk kemajuan Perusahaan, ini juga merupakan komitmen Brantas Abipraya yang tidak hanya fokus membangun Indonesia melalui karya infrastruktur namun juga dengan turut mensejahterakan, membantu sesama lewat TJSL,” tutup Tumpang.
Dengan mengusung tema Hari Ulang Tahun (HUT) Together We are One Movement, Brantas Abipraya perkuat komitmennya untuk terus mengukir prestasi dan terus tumbuh mewujudkan the Living Company yang berkelanjutan.
“Dengan dukungan kerja cerdas dan kerja keras para Insan Abipraya serta sinergi dengan stakeholder yang baik, syukur alhamdulillah Brantas Abipraya dapat terus berkarya, melahirkan banyak prestasi hingga usianya yang telah menginjak lebih dari empat dekade ini,” ujar Sugeng Rochadi, Direktur Utama Brantas Abipraya.
Sugeng menambahkan, pada tahun 2023 ini Brantas Abipraya telah berhasil mengantongi 45 penghargaan dengan rincian 42 penghargaan nasional dan 3 penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
Dijelaskan lebih lanjut untuk MURI, BUMN Karya yang dikenal terunggul dalam pembangunan bendungan ini mendapatkan MURI atas Pengerjaan Galian Terowong Spillway Terlebar (17 x 17 meter) dan Pengerjaan Galian Terowong Spillway dengan Tingkat Kemiringan Tertinggi (21”), kedua MURI ini untuk pengerjaan di Bendungan Bulango Ulu, Gorontalo.
Sementara untuk penghargaan MURI yang ke-3, Brantas Abipraya raih atas Pengerjaan Jalan Tol Tipe Konstruksi Rigid dengan Nilai International Roughness Index (IRI) Terendah (Tol Cisumdawu Seksi 6B, dengan nilai IRI 2,9).
Seluruh raihan ini tentunya adalah jerih payah kerja keras Insan Abipraya, karena menurut Sugeng, sebagai Insan Abipraya harus berkomitmen kuat menjalankan nilai budaya BUMN AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif).
Insan Abipraya harus mampu terus beradaptasi, mengembangkan kompetensi, mengikuti perubahan global khususnya di bidang industri infrastruktur.































