Polusi Udara di Jakarta Meningkat, IHC Bagi-bagi Tips Menjaga Kesehatan

InfoEkonomi.ID – PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (IHC) menunjukkan kepedulian terhadap kondisi langit Jakarta belakangan ini. Belakangan ini kualitas udara di langit Jakarta memang sedang kurang baik. Kondisi ini disebabkan oleh polusi udara yang terjadi.

Holding Rumah Sakit (RS) BUMN mengambil langkah untuk memberikan wawasan mendalam mengenai dampak polusi udara terhadap paru-paru dan gangguan pernafasan.

- Advertisement -

Direktur Medis IHC Dr. dr. Lia Gardenia Partakusuma menyoroti perlunya kolaborasi antara berbagai pihak terkait untuk secara efektif mengatasi dampak kesehatan akibat polusi udara.

“Melalui keterlibatan masyarakat, edukasi publik, dan penelitian yang berkelanjutan,” kata Lia.

- Advertisement -

“Kami berharap masyarakat Jakarta dapat lebih memahami risiko kesehatan yang diakibatkan oleh polusi udara dan mengadopsi perilaku sehat yang berkontribusi pada perlindungan diri mereka sendiri,” imbuhnya.

Menurut Lia, hal ini merupakan bagian melibatkan diri dalam diskusi yang lebih luas mengenai tantangan kesehatan masyarakat.

“Dengan merawat kesehatan pernapasan, melakukan pemeriksaan berkala, dan mengadopsi langkah-langkah pencegahan sederhana, kita dapat melindungi diri kita sendiri dan orang yang kita cintai,” tutur Lia.

Sementara itu, dr. Dian Prastiti Utami, Sp.P, FAPSR, Dokter Spesialis Paru dari RS Pusat Pertamina menambahkan bahwa kualitas udara yang kita hirup bisa mempengaruhi kondisi paru-paru.

- Advertisement -

“Partikel-partikel mikro yang terbawa oleh polusi udara dapat masuk ke dalam saluran pernapasan dan menyebabkan peradangan,” ungkap Dian.

“Beberapa diantaranya penyakit pernapasan kronis seperti asma dan bronkitis, serta meningkatkan risiko infeksi pernapasan,” lanjutnya.

Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, dr. Dian berbagi saran praktis untuk melindungi kesehatan paru-paru.

“Ketika indeks kualitas udara buruk, pertimbangkan untuk membatasi aktivitas luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia,” kata Dian.

“Menggunakan masker juga dapat membantu mengurangi paparan polutan sekaligus membantu untuk melindungi paru dari pajanan partikel berbahaya di udara,” sambungnya.

Dian juga menyarankan agar menjauhi lokasi polusi udara saat olahraga outdoor.

Selain itu, sistem kekebalan tubuh memiliki peran yang sangat penting untuk melindungi paru kita dari efek buruk polusi udara.

“Lengkapi juga dengan konsumsi makanan dengan gizi seimbang dan tambahan konsumsi vitamin atau suplemen,” tandasnya.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img