Ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh produksi hari ini, tetapi juga oleh kualitas bibit ternak yang disiapkan untuk masa depan. Berangkat dari semangat tersebut, Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Padang Mengatas terus memperkuat perannya sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian dalam mendukung pembangunan subsektor peternakan melalui penyediaan bibit ternak unggul, pengembangan hijauan pakan ternak, peningkatan pelayanan publik, serta optimalisasi penerimaan negara.
Memasuki Semester I Tahun Anggaran 2026, BPTUHPT Padang Mengatas mencatat berbagai capaian positif yang menunjukkan penguatan kinerja dalam mendukung pengembangan peternakan nasional. Hingga akhir Juni 2026, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) telah mencapai Rp1.446.860.455 atau 64,31 persen dari target tahun berjalan. Capaian tersebut berasal dari berbagai layanan kepada masyarakat, antara lain penjualan sapi bibit, hijauan pakan ternak, kompos, serta pemanfaatan fasilitas balai.
Kepala BPTUHPT Padang Mengatas, Farouk Mochtar, mengatakan setiap capaian merupakan wujud komitmen BPTUHPT Padang Mengatas dalam menghadirkan layanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan produktivitas peternakan nasional.
“Setiap program yang kami laksanakan diarahkan untuk menghasilkan manfaat bagi peternak dan memperkuat penyediaan bibit ternak unggul nasional. Kami terus meningkatkan kualitas pelayanan, produktivitas, inovasi, serta tata kelola yang profesional agar manfaat program Kementerian Pertanian dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujar Farouk di Kantor BPTUHPT Padang Mengatas, Lima Puluh Kota, Jumat (24/7/2026).
Sebagai salah satu pusat pembibitan sapi nasional, BPTUHPT Padang Mengatas saat ini mengelola 1.351 ekor ternak, yang terdiri atas jenis sapi Simmental, sapi Limousin, sapi Pesisir, sapi Belgian Blue, sapi hasil persilangan Simmental-Belgian Blue, sapi hasil persilangan Limousin-Belgian Blue, serta sapi perah. Populasi tersebut menjadi sumber daya genetik penting dalam mendukung penyediaan bibit ternak unggul bagi berbagai daerah di Indonesia.
Selama Semester I Tahun Anggaran 2026, BPTUHPT Padang Mengatas telah menyalurkan 138 ekor sapi bibit unggul. Penyaluran bibit tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas, mutu genetik, dan daya saing peternakan nasional.
Pada sektor penyediaan pakan, BPTUHPT Padang Mengatas juga terus meningkatkan produksi hijauan pakan ternak melalui pengembangan berbagai varietas unggul, antara lain rumput Pakchong, rumput Odot, rumput Gama Umami, rumput Brachiaria decumbens, dan Indigofera.
Komitmen terhadap pertanian berkelanjutan juga diwujudkan melalui pengelolaan limbah peternakan menjadi pupuk organik. Sepanjang Semester I Tahun Anggaran 2026, BPTUHPT Padang Mengatas berhasil memproduksi 11.400 kilogram kompos, sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi usaha peternakan sekaligus mendorong praktik budidaya yang ramah lingkungan.
Selain meningkatkan produksi, BPTUHPT Padang Mengatas terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Berdasarkan hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Triwulan II Tahun 2026, balai memperoleh nilai 90,11 dengan kategori “Sangat Baik”. Hasil survei yang melibatkan 108 responden tersebut menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan telah memenuhi harapan masyarakat dan para pengguna layanan.
Farouk menambahkan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan BPTUHPT Padang Mengatas yang senantiasa mengedepankan nilai-nilai BerAKHLAK, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, sebagai budaya kerja Aparatur Sipil Negara.
“Berbagai capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat penyediaan bibit ternak unggul, dan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan peternak. Kami ingin BPTUHPT Padang Mengatas terus memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pembangunan peternakan yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan,” tutup Farouk.
Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































