Bea Cukai Malang kembali menyelenggarakan kegiatan MBOIS (Metode Berdikari Optimalisasi dan Identifikasi Penerimaan Strategis) sebagai langkah strategis untuk mendukung optimalisasi penerimaan negara dan memperkuat sinergi dengan pengguna jasa. Kegiatan MBOIS kali ini dilaksanakan bersama PT Sumbersari Mekarperkasa pada Kamis (25/06) dan PT HM Sampoerna Tbk Plant Malang pada Selasa (30/06).
Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Johan Pandores, menyampaikan bahwa melalui kegiatan MBOIS, Bea Cukai Malang dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai proses bisnis perusahaan, potensi pengembangan usaha, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan kepabeanan dan cukai.
Dalam kesempatan tersebut, tim melakukan diskusi pengumpulan informasi dari perusahaan untuk mendukung proyeksi penerimaan, mengidentifikasi permasalahan di lapangan sekaligus menghimpun masukan terkait kebijakan kepabeanan dan cukai saat ini. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis oleh Seksi Perbendaharaan yang kemudian digunakan untuk penyempurnaan layanan dan updating perhitungan capaian target penerimaan.
“Melalui kegiatan MBOIS, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Bea Cukai dan pengguna jasa, sehingga mampu meningkatkan tingkat kepatuhan terhadap peraturan, pertumbuhan usaha, serta optimalisasi penerimaan negara,” pungkas Johan.
Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































