Mekari Qontak, perusahaan software-as-a-service (SaaS) Indonesia, resmi mengumumkan evolusi besar. Platform yang sebelumnya dikenal sebagai solusi Omnichannel & CRM ini, kini mengintegrasikan tiga pembaruan dalam satu sistem yaitu Customer Data Platform (CDP), Agentic AI, dan Loyalitas Pelanggan.
Hadirnya pembaruan ini membuat Mekari Qontak bertransformasi menjadi customer engagement platform pertama di Indonesia yang mampu mengelola riwayat perjalanan pelanggan dari interaksi pertama hingga pembelian berulang.
Selama ini, bisnis Indonesia masih kesulitan mempertahankan pelanggan karena data yang tersebar di berbagai sistem, mulai dari chat, transaksi, program loyalitas, dan CRM. Tim sales dan customer support bekerja tanpa konteks lengkap karena ada bagian riwayat pelanggan yang tidak terekam. Hal ini akhirnya mengakibatkan hilangnya peluang bisnis.
Data indikatif pasar Asia Tenggara dari Bain & Company menunjukkan bahwa 30% peluang penjualan tidak ditindaklanjuti tepat waktu dan 72% pelanggan berhenti membeli setelah satu pengalaman buruk. Adapun untuk mendapatkan pelanggan baru, membutuhkan 5-7 kali biaya yang lebih mahal dibandingkan mempertahankan yang sudah ada.
Masalahnya bukan pada tim yang kurang bekerja keras, tapi pada sistem yang belum terhubung. Mekari Qontak dengan tiga pembaruan utama pun hadir untuk menjawab permasalahan tersebut.
“Bisnis di Indonesia rata-rata menggunakan empat hingga enam sistem berbeda untuk mengelola pelanggan mereka. Akibatnya, data tersebar, konteks hilang, dan tim bekerja buta. Mekari Qontak hadir untuk mengakhiri fragmentasi ini. Dengan CDP sebagai fondasi, Agentic AI sebagai mesin eksekusi, dan modul loyalitas sebagai penutup siklus, kami menjadikan Mekari Qontak sebagai platform yang benar-benar mencakup seluruh perjalanan pelanggan dari awal hingga repeat purchase,” ungkap CEO Mekari, Suwandi Soh.
Mekari Qontak memiliki basis CDP sehingga semua informasi pelanggan disatukan dalam pusat data, termasuk percakapan WhatsApp, riwayat transaksi, keluhan pelanggan, dan riwayat kampanye. Data-data ini kemudian digabung ke dalam satu profil pelanggan secara real-time.
Sentralisasi data ini akan membantu customer support untuk menangani komplain sehingga meningkatkan layanan pelanggan. Semua tim yang terlibat pun akan lebih mudah untuk bertindak sesuai konteks penuh, bukan hanya berdasarkan pesan terakhir dari pelanggan.
Mekari Qontak juga memperkuat sentralisasi data menggunakan Agentic AI. Berbeda dengan chatbot AI yang hanya merespons pertanyaan, Agentic AI di Mekari Qontak membaca konteks penuh pelanggan untuk kemudian mengambil tindakan secara otomatis.
Agentic AI yang terintegrasi dalam Mekari Qontak mampu membuat deal di CRM, mengonfirmasi pembayaran, hingga meneruskan percakapan ke tim yang tepat. Tahapan ini pun berjalan secara otomatis sehingga fokus tim bisa beralih ke hal yang benar-benar membutuhkan sentuhan manusia.
Tak berhenti di situ, pembaruan Mekari Qontak juga diperkuat dengan adanya sistem Loyalitas Pelanggan. Sistem ini memungkinkan bisnis membangun program loyalitas berbasis poin dan tier keanggotaan. Seluruh data ini pun terintegrasi dalam platform yang sama.
Pelanggan mendaftar sebagai member, mengumpulkan poin dari setiap transaksi, dan menukarkan reward melalui portal member atau WhatsApp. Riwayat poin dan status tier setiap pelanggan terlihat langsung di bagian profil, sehingga tim selalu tahu siapa yang mereka hadapi.
Mekari Qontak menyadari bahwa membangun platform data pelanggan yang tersentralisasi atau CDP membutuhkan investasi besar, tim teknis khusus, hingga waktu implementasi yang panjang. Terkait hal ini, Suwandi mengatakan pihaknya menyediakan jawaban dari kendala bisnis tersebut.
“Dengan Mekari Qontak, kami menghadirkan kemampuan platform yang sama dengan implementasi yang lebih cepat, harga yang lebih terjangkau, dan dukungan penuh dari tim lokal yang memahami konteks pasar Indonesia,” ujar Suwandi menegaskan.
Selain tiga kapabilitas baru, Mekari Qontak tetap mempertahankan dan memperkuat fondasi yang selama ini menjadi kekuatannya. Omnichannel inbox menghubungkan WhatsApp Business API, Instagram DM, Facebook Messenger, email, live chat, hingga marketplace seperti Tokopedia dan Shopee dalam satu dashboard. Selanjutnya, CRM memungkinkan pipeline penjualan, manajemen tiket, dan layanan pelanggan berjalan dalam satu sistem tanpa perlu berpindah aplikasi.
Data antara Omnichannel dan CRM pun terhubung secara otomatis, mulai dari percakapan pelanggan menjadi peluang penjualan hingga komplain pelanggan menjadi tiket layanan. Perubahan status penjualan juga akan otomatis menjadi pesan yang dikirimkan ke WhatsApp pelanggan.
Dengan peluncuran ini, Mekari Qontak menegaskan posisinya sebagai pemain lokal yang mampu menghadirkan teknologi kelas enterprise kepada bisnis menengah Indonesia. Platform ini dirancang untuk dapat dioperasikan penuh dalam 3-4 minggu implementasi, dengan dukungan tim lokal dari hari pertama.
Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































