Selasa, Februari 10, 2026
spot_img

IHSG Dibuka Menghijau, Investor Tunggu Data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Kamis (5/2) dengan penguatan di tengah sikap wait and see pelaku pasar menjelang rilis data pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia sepanjang 2025. IHSG dibuka naik 20,63 poin atau 0,25 persen ke level 8.167,35, sementara indeks LQ45 menguat 0,32 persen ke posisi 835,49.

Pengamat pasar modal Reydi Octa memperkirakan IHSG hari ini bergerak dalam rentang 8.000–8.300. Ia menilai dinamika seputar Morgan Stanley Capital International (MSCI) akan menjadi penentu arah pasar dalam jangka pendek.

- Advertisement -

“IHSG berpotensi bergerak dalam rentang 8.000-8.300,” ujar pengamat pasar modal Reydi Octa seperti dilansir dari laman ANTARA di Jakarta, Kamis (5/2).

Selain mencermati isu MSCI, pelaku pasar juga menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Konsensus pasar memprediksi PDB 2025 tumbuh 5 persen secara tahunan (yoy), melambat dari capaian 5,3 persen pada 2024. Untuk kuartal IV 2025, pertumbuhan diperkirakan mencapai 5,2 persen (yoy) dan 1,9 persen (qoq).

- Advertisement -

Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penerapan free float 15 persen secara bertahap dalam tiga tahun ke depan. OJK bersama BEI memastikan proses ini dilakukan dengan hati-hati, mempertimbangkan kesiapan emiten dan kondisi pasar.

Dari mancanegara, pelaku pasar menyoroti data retail sales kawasan Eropa untuk Desember 2025, yang diproyeksikan tumbuh 2,3 persen (yoy). Pasar juga menantikan keputusan kebijakan suku bunga European Central Bank (ECB) yang diperkirakan mempertahankan benchmark rate di 2,15 persen dan deposit facility rate di 2 persen. Bank of England (BoE) juga diprediksi menahan suku bunga di level 3,75 persen.

Sementara itu, bursa Wall Street pada perdagangan Rabu (4/2/2026) bergerak variatif. Indeks S&P 500 turun 0,51 persen ke 6.882,72, Nasdaq melemah 1,51 persen ke 22.904,58, sedangkan Dow Jones Industrial Average menguat 0,53 persen ke 49.501,30.

Adapun bursa Asia dibuka melemah pada pagi ini. Indeks Nikkei terkoreksi 0,61 persen, Shanghai turun 0,75 persen, Hang Seng merosot 0,82 persen, dan Strait Times melemah 0,19 persen.

- Advertisement -

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img