PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro terus menuntaskan sejumlah penugasan strategis yang selaras dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Fokus utama mencakup pengelolaan infrastruktur olahraga, penyediaan ruang publik, serta penguatan sistem transportasi massal yang menjadi fondasi transformasi Jakarta menuju kota global pada 2026.
Salah satu agenda utama Jakpro adalah optimalisasi Jakarta International Stadium (JIS) sebagai markas resmi Persija Jakarta. Langkah ini dilakukan melalui pengelolaan kawasan yang lebih tertib, terintegrasi, dan didukung peningkatan konektivitas transportasi publik.
Di sisi sosial, Jakpro juga menuntaskan transisi warga eks Kampung Bayam ke Hunian Pekerja Pendukung Operasional (HPPO) di kawasan JIS. Proses tersebut dilakukan secara humanis agar warga dapat memperoleh hunian layak yang tetap terhubung dengan aktivitas kawasan.
“JIS kini tidak hanya menjadi ikon olahraga nasional, tetapi juga ruang publik yang memberi nilai tambah sosial dan ekonomi bagi kota,” ujar Iwan Takwin, Direktur Utama PT Jakpro, Kamis (8/1).
Selain JIS, Jakpro juga mengoptimalkan Velodrome Jakarta sebagai multipurpose venue yang adaptif dan inklusif. Iwan mengatakan, Velodrome dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional sepanjang 2025, mulai dari pertandingan olahraga internasional seperti SEA V League 2025, kompetisi e-sport Mobile Legends, konser musik, hingga kegiatan komunitas seperti Jakarta Drum Corps International.
“Pemanfaatan ini memperkuat fungsi Velodrome sebagai ruang publik aktif yang mendukung interaksi sosial, ekonomi kreatif, serta gaya hidup perkotaan yang dinamis,” katanya.
Ia menyampaikan, Jakpro juga menjalankan penugasan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B dalam mendukung penguatan mobilitas perkotaan, yang hingga saat ini terus bergerak melampaui target dengan deviasi positif sebesar 89,22 persen per tanggal 31 Desember 2025. Proyek ini menjadi bagian penting dari penguatan sistem transportasi publik yang efisien, andal, dan berkelanjutan.
“Beroperasi menggunakan tenaga listrik, LRT Jakarta berperan signifikan dalam menurunkan emisi karbon per penumpang per kilometer dibandingkan kendaraan pribadi,” katanya.
Iwan menjelaskan, peningkatan jumlah pengguna LRT Jakarta juga menunjukkan pergeseran perilaku masyarakat menuju transportasi umum, yang berdampak pada pengurangan kemacetan dan penurunan jejak karbon kota.
“Secara kolektif, pengoperasian LRT Jakarta Fase 1A dan 1B diproyeksikan mampu mencapai pengurangan emisi sebesar 2.927.250 ton CO2e, dengan target kenaikan jumlah penumpang hingga 18 juta penumpang pada tahun 2028,” jelasnya.
Selain sektor transportasi, Jakpro terus mengoptimalkan Taman Ismail Marzuki (TIM) sebagai pusat seni, budaya, dan edukasi. Selama periode libur akhir tahun 22 Desember 2025–3 Januari 2026, kawasan TIM mencatat 67.198 pengunjung, dengan Planetarium Jakarta sebagai salah satu pusat edukasi sains dan antariksa yang dikembangkan berstandar internasional.
Iwan mengatakan, penguatan ekosistem TIM juga ditandai dengan hadirnya Paviliun Raden Saleh (ARTOTEL Curated) hasil kolaborasi Jakpro dan Artotel Group, yang mendukung aktivitas seniman, ekonomi kreatif, serta penyelenggaraan kegiatan seni budaya bertaraf nasional hingga internasional.
Ia menyampaikan, Jakpro berkontribusi nyata dalam mendukung transformasi Jakarta menuju kota global dengan menjawab berbagai kebutuhan pembangunan kota, mulai dari penyediaan ruang yang layak dan nyaman untuk dihuni, penguatan daya tarik wisata serta interaksi budaya, hingga pengelolaan ruang publik yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.
Upaya tersebut diperkuat melalui peningkatan aksesibilitas dan konektivitas intra maupun inter kota, penguatan ekonomi perkotaan yang terkoneksi secara global, serta pengembangan kapasitas inovasi kota yang berkelanjutan.
Ia menambahkan, seluruh langkah ini dijalankan sebagai bagian dari komitmen Jakpro untuk menghadirkan pembangunan yang berintegritas, berdampak nyata, dan berkelanjutan bagi Jakarta.
“Melalui penerapan GCG yang konsisten dan pelaksanaan penugasan strategis yang terukur, Jakpro berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berdampak nyata serta mendukung transformasi Jakarta menuju kota global yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing,” tandasnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

































