Sabtu, Januari 17, 2026
spot_img

IHSG Menguat di Awal Perdagangan Meski Bursa Asia Kompak Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (5/12) di tengah tekanan mayoritas bursa saham kawasan Asia. IHSG naik 12,14 poin atau 0,14 persen ke level 8.652,34. Sementara indeks LQ45 juga mencatat kenaikan tipis sebesar 0,10 poin atau 0,01 persen ke posisi 853,84.

Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya menyebutkan bahwa kombinasi sentimen domestik dan global membuka peluang pergerakan positif IHSG menjelang akhir pekan.

- Advertisement -

“Secara keseluruhan, kombinasi sentimen domestik dan global memberikan peluang bagi IHSG, bergerak positif pada akhir pekan ini,” sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Pelaku pasar di dalam negeri menantikan rilis data cadangan devisa serta uang primer (M0) periode November 2025 dari Bank Indonesia (BI), yang menjadi indikator penting terkait ketahanan likuiditas dan stabilitas eksternal menjelang penutupan tahun.

- Advertisement -

Dari sisi prospek jangka menengah, optimisme turut didukung oleh proyeksi JP Morgan yang memperkirakan IHSG berpotensi menembus level 10.000 pada 2026. Proyeksi tersebut ditopang oleh ekspektasi peningkatan belanja pemerintah melalui dukungan fiskal dan Danantara, perbaikan konsumsi domestik, pelonggaran suku bunga acuan BI hingga 50 basis poin (bps), serta potensi meningkatnya arus dana institusi ke pasar saham Indonesia.

Sementara itu dari sisi global, pasar mencermati laporan pemangkasan tenaga kerja di Amerika Serikat yang dirilis Challenger, menunjukkan PHK sepanjang 2025 mendekati 1 juta orang. Data tenaga kerja ADP yang melemah turut menandakan pasar tenaga kerja AS mulai melunak. Kondisi ini memicu ekspektasi kuat bahwa The Federal Reserve berpeluang memangkas suku bunga sebesar 25 bps pada pertemuan 10 Desember 2025, dengan probabilitas mencapai 87 persen.

Investor global juga menunggu rilis data belanja konsumen, pendapatan, serta inflasi PCE Oktober yang diperkirakan naik menjadi 2,8 persen (yoy), dan masih menjadi salah satu indikator utama yang diperhitungkan The Fed.

Pada perdagangan Kamis (4/12), bursa Eropa ditutup menguat, termasuk Euro Stoxx 50 yang naik 0,41 persen, FTSE 100 Inggris menguat 0,19 persen, DAX Jerman naik 0,79 persen, dan CAC Prancis menguat 0,43 persen.

- Advertisement -

Berbeda dengan Eropa, bursa Amerika Serikat mencatat pergerakan variatif. Indeks Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,07 persen ke level 47.850,94. Sementara S&P 500 menguat 0,11 persen ke 6.857,12, dan Nasdaq Composite melemah 0,10 persen ke 25.581,78.

Adapun bursa Asia dibuka melemah pagi ini. Indeks Nikkei turun 1,39 persen ke 50.339,00, indeks Shanghai melemah 0,04 persen ke 3.873,61, Hang Seng terkoreksi 0,42 persen ke 25.834,50, dan Strait Times turun 0,24 persen ke 4.524,89.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img