Harga sejumlah komoditas pangan strategis nasional terpantau bervariasi pada awal pekan ini. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp36.850 per kilogram, sementara telur ayam ras berada di kisaran Rp30.300 per kilogram.
Data PIHPS per Senin (10/11) pukul 09.15 WIB menunjukkan bahwa harga beberapa bahan pokok lainnya juga mengalami fluktuasi di tingkat pedagang eceran nasional. Bawang merah dijual dengan harga rata-rata Rp41.150 per kg, sedangkan bawang putih berada di level Rp37.000 per kg.
Untuk komoditas beras, harga masih bervariasi sesuai kualitas. Beras kualitas bawah I dipatok Rp13.900 per kg, dan bawah II sebesar Rp13.950 per kg. Sementara itu, beras kualitas medium I dan II sama-sama dijual dengan harga Rp15.800 per kg. Adapun beras kualitas super I mencapai Rp17.000 per kg, dan super II di kisaran Rp16.650 per kg.
Komoditas cabai merah besar tercatat di harga Rp56.250 per kg, cabai merah keriting di Rp60.150 per kg, serta cabai rawit hijau di angka Rp31.550 per kg.
Untuk sumber protein hewani lainnya, daging ayam ras dijual rata-rata Rp37.400 per kg, daging sapi kualitas I mencapai Rp134.650 per kg, dan daging sapi kualitas II di kisaran Rp131.600 per kg.
Sementara itu, harga gula pasir kualitas premium berada di level Rp19.250 per kg, dan gula pasir lokal dijual Rp17.150 per kg. Untuk komoditas minyak goreng, minyak goreng curah tercatat di Rp18.650 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di Rp22.100 per liter, dan kemasan bermerek II di Rp21.150 per liter.
Kenaikan dan penurunan harga ini menjadi indikator penting bagi masyarakat serta pelaku usaha dalam memantau stabilitas harga pangan nasional. Bank Indonesia melalui PIHPS terus memperbarui data harian untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan di seluruh wilayah Indonesia.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































