Pertamina EP Kembangkan Akasia Bagus, Targetkan Produksi 9.000 BLPD dan 22 MMSCFD

PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Upstream terus memperkuat upaya mewujudkan ketahanan energi nasional dengan mengembangkan proyek strategis migas di Lapangan Akasia Bagus, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Proyek yang berada di bawah pengelolaan PT Pertamina EP ini menjadi bagian dari tahap awal pengembangan Stasiun Pengumpul Akasia Bagus (SP ABG) yang ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas produksi minyak dan gas secara signifikan.

Sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mewujudkan visi Asta Cita pemerintah, proyek ini menjadi salah satu prioritas utama Subholding Upstream Pertamina. Guna memastikan kesiapan fasilitas dan kelancaran pelaksanaan proyek, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, bersama jajaran pimpinan Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Pertamina EP, melakukan kunjungan langsung ke lokasi proyek dalam rangka kegiatan Management Walkthrough (MWT), Rabu (9/7).

- Advertisement -

Kegiatan Management Walkthrough (MWT) tersebut difokuskan pada pemantauan progres proyek yang menjadi tonggak penting pengembangan Akasia Bagus.

Proyek ini dirancang untuk mampu memproses minyak dan gas masing-masing sebanyak 9.000 barel cairan per hari (BLPD) dan 22 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

- Advertisement -

Afwan Daroni selaku General Manager Zona 7 Regional Jawa menyampaikan bahwa fasilitas produksi akan ditingkatkan dengan menambahkan CO2 Removal Package berbasis sistem amine (MDEA), Unit Dehidrasi Gas, dan Thermal Oxidation (TOX).

Penambahan ini bertujuan untuk menurunkan kadar CO2, H2S, dan air agar sesuai dengan spesifikasi penjualan gas sebagaimana diatur dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) yang berlaku di Jawa Barat.

Muhammad Arifin selaku Plt. Direktur Utama PT Pertamina EP menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang telah terlibat dalam proyek ini.

“Ini adalah proyek upgrading, setelah sebelumnya Stasiun Pengumpul ini telah memenuhi kapasitas sekitar 1.750 BLPD dan 3 MMSCFD.

- Advertisement -

Melalui kreativitas dan intuisi kawan-kawan pekerja, ternyata menghasilkan jauh lebih besar daripada apa yang diprediksi di awal. Kami memohon doa dan dukungannya agar proyek ini segera terselesaikan dengan baik,” terang Arifin.

Sementara itu, Awang Lazuardi menegaskan bahwa tujuan utama MWT ini adalah memastikan seluruh aspek budaya Health, Safety, Security and Environment (HSSE) diimplementasikan secara optimal.

Ia juga menyampaikan harapannya atas kelancaran proyek ini. “Kita harap bulan depan project ini sudah onstream, sehingga kita dapat memonetisasi cadangan gas di lapangan Akasia Bagus dan berkontribusi pada peningkatan produksi migas Indonesia.”

“Dan tentunya dengan kolaborasi yang baik, pengembangan stage 2 dari lapangan ini juga dapat diakselerasi,” harapnya.

Oki Muraza turut menyampaikan dukungannya atas proyek ini agar berjalan lancar dan segera dilanjutkan ke tahap berikutnya.

“Kami mendukung penuh agar kapasitas produksi di seluruh lingkungan Pertamina, khususnya di lingkungan Subholding Upstream dapat meningkat,” ujarnya.

Lapangan Akasia Bagus yang dikelola oleh Pertamina EP Regional Jawa Subholding Upstream dikembangkan berdasarkan rencana Plan of Development (POD) yang disetujui sejak 27 Desember 2017.

Proses pengembangan dilakukan dalam dua tahap, yaitu Stage 1 dan Stage 2, untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 1.750 BLPD dan 3 MMSCFD menjadi 9.000 BLPD dan 22 MMSCFD.

Pertamina EP melalui Regional Jawa terus berkomitmen untuk mencapai target produksi yang telah ditetapkan, serta mendukung upaya pemerintah dalam meraih kemandirian energi sesuai visi Asta Cita.

Dalam pengelolaan bisnis hulu migas, PHE juga mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan ini tetap menjunjung tinggi integritas dengan prinsip Zero Tolerance on Bribery, termasuk penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah sesuai dengan standar ISO 37001:2016.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img