PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) memperluas peranannya dalam memberikan perlindungan asuransi kepada sektor strategis nasional, termasuk sektor perkebunan. Terbaru, Jasindo berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Tenggara dan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) untuk memberikan perlindungan asuransi kecelakaan diri (Personal Accident/PA) kepada petani sawit di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).
Melalui kerja sama ini, Jasindo menyediakan perlindungan hingga maksimal hingga Rp15 juta per orang yang mencakup tiga manfaat utama, yaitu:
1.Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan
2.Santunan cacat tetap akibat kecelakaan
3. Biaya pengobatan akibat kecelakaan
Kepala Representative Office Jasindo Kendari, Gede Erry, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata dari kehadiran perusahaan dalam melindungi para petani yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi keluarga dan daerah
Ia melanjutkan, Sultra menjadi tiga besar provinsi di Pulau Sulawesi yang menghasilkan sawit.
“Untuk itu, memberikan perlindungan kepada para petani sawit menjadi sesuatu yang penting. Dengan adanya perlindungan ini, para petani memiliki ketenangan dalam bekerja karena risiko yang mereka hadapi kini mendapat jaminan,” ujar Gede Erry.
Lebih dari sekadar produk perlindungan, program ini juga merupakan bagian dari strategi literasi dan inklusi keuangan yang dijalankan Jasindo secara berkelanjutan, terutama untuk menjangkau kelompok masyarakat yang belum terakses layanan asuransi secara optimal.
Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema, menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan mandat perusahaan sebagai bagian dari holding asuransi dan penjaminan Indonesia Financial Group (IFG).
“Kami melihat bahwa petani sawit adalah aset bangsa. Memberikan perlindungan kepada mereka merupakan bagian dari kontribusi Jasindo dalam mendorong ketahanan ekonomi daerah dan nasional. Kami akan terus mendukung program-program yang memperluas jangkauan asuransi, seperti kepada kelompok di sektor formal dan informal,” ungkap Brellian.
Ke depan, Jasindo sebagai Risk Management Partner akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dari sektor swasta, organisasi masyarakat, maupun instansi pemerintah untuk memastikan semakin banyak masyarakat yang terlindungi dari risiko, terutama dalam menjalani aktivitas kerja sehari-hari.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News































