Amar Bank Bagikan Dividen Rp95,47 Miliar, Cetak Laba Tertinggi Sejak Didirikan

PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) mengumumkan pembagian dividen tunai senilai Rp 95,47 miliar atau setara Rp 5,30 per saham, berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar baru-baru ini.

Keputusan pembagian dividen tersebut mencerminkan performa keuangan perseroan yang kian solid. Amar Bank berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 67,5 miliar pada tahun buku 2024, naik signifikan sebesar 38,1% secara tahunan (year-on-year/yoy). Capaian ini menjadi rekor tertinggi sejak bank digital ini resmi berdiri pada tahun 2014.

- Advertisement -

“Kita tumbuh sangat memuaskan kuartal I-2025 bahkan sampai bulan Mei ini. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) kita menyetujui untuk pembagian dividen yang angkanya meningkat dibandingkan rasio pembagian dividen sebesar 75%. Kami memulai tahun ini dengan perfomance yang sangat menjanjikan,” kata Senior Vice President of Finance, Amar Bank David Wirawan di Jakarta (17/6).

Pada kuartal I-2025, Amar Bank mencatat pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 19,06% yoy, yang mendorong total pendapatan operasional menjadi Rp463,7 miliar—melonjak 22,88% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

- Advertisement -

Di sisi penyaluran kredit, portofolio pinjaman Amar Bank tumbuh 15,83% yoy, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terjaga di level rendah, yakni 1,48%. Pertumbuhan ini dinilai jauh melampaui rata-rata industri perbankan nasional yang mencatatkan angka sekitar 109%.

“Jumlah ini jauh di atas rata-rata industri perbankan dengan angka sekitar 109%. Selain itu, rasio kredit bermasalah (NPL) tetap rendah berada di level 1,48%,”katanya.

Efisiensi operasional turut meningkat, tercermin dari penurunan rasio BOPO menjadi 81,79%. Lebih lanjut, rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) menyentuh 121,6%, Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 3.860% dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) sebesar 163% Di sisi likuiditas, bank digital ini terus mengoptimalkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan terus mendorong peningkatan rasio CASA. Perseroan juga akan tetap fokus dalam mendukung dan memberdayakan UMKM dengan menyasar sektor-sektor yang potensial, termasuk industri kreatif di Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img