CIMB Niaga Finance Tebar Dividen Rp232 Miliar, Laba Bersih 2024 Tumbuh 7,45%

PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) kembali menunjukkan performa keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2024. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar baru-baru ini, perseroan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp232,17 miliar atau setara 50% dari laba bersih tahun 2024.

Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, Ristiawan, dalam siaran pers menyampaikan bahwa sisa laba bersih setelah pembagian dividen tersebut akan dialokasikan sebagai laba ditahan.

- Advertisement -

“Adapun sisa laba bersih setelah dikurangi pembayaran dividen tunai ditetapkan sebagai laba ditahan,” kata Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, Ristiawan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Sepanjang tahun 2024, CIMB Niaga Finance mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 7,45% menjadi Rp464,35 miliar, meningkat dari Rp432,14 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara itu, laba sebelum pajak juga tumbuh 9,63% menjadi Rp570,54 miliar dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp520,44 miliar.

- Advertisement -

Kinerja positif tersebut turut mendorong peningkatan jumlah aset perusahaan. Total aset CNAF per akhir 2024 tercatat mencapai Rp10,81 triliun, naik signifikan 29,03% dari Rp8,38 triliun di tahun 2023.

“Kami mencatatkan kinerja yang positif pada 2024. Kinerja menggembirakan ini mencerminkan konsistensi perseroan dalam menjaga kinerja bisnis dan fokus kami yang berorientasi pada nasabah. Kami berkomitmen untuk terus menciptakan nilai tambah yang maksimal dengan fokus pada pertumbuhan bisnis yang profitable dan berkelanjutan,” ujar Ristiawan.

Total aset kelolaan akhir tahun 2024 juga naik 16,67% dari Rp11,26 triliun menjadi Rp13,14 triliun. Ristiawan menuturkan hingga akhir 2024, CNAF mencatatkan realisasi kredit mencapai Rp9,96 triliun, meningkat 11,43% ketimbang 2023 yang sebesar Rp8,94 triliun.

Kinerja keuangan CIMB Niaga Finance juga diperkuat dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 23,28%. Pendapatan meningkat dari Rp1,66 triliun di tahun 2023 menjadi Rp2,04 triliun di tahun 2024.

- Advertisement -

“Ke depan, kami akan tetap menyediakan solusi keuangan terbaik yang relevan guna menjawab kebutuhan nasabah yang beragam dan terus berkembang, tentunya dengan mengedepankan proses yang sederhana, mudah dan cepat,” tuturnya.

Selain pengesahan laporan keuangan, RUPST juga menyetujui perubahan struktur pengurus perusahaan. Iris Savitri resmi diangkat sebagai anggota Direksi CIMB Niaga Finance, efektif setelah lolos uji kelayakan dan kepatutan (fit & proper test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan masa jabatan sampai dengan penutupan RUPS Tahunan ketiga berikutnya yang diselenggarakan setelah pengangkatannya, tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikannya sewaktu-waktu.

Perseroan juga mengumumkan pengangkatan kembali Lani Darmawan dan Koei Hwei Lien masing-masing sebagai Komisaris Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan penutupan RUPS Tahunan ketiga berikutnya yang diselenggarakan setelah pengangkatannya, tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikannya sewaktu-waktu.

Guna memperkuat fungsi pengawasan, RUPST menyambut Bapak Jeffrey Kairupan sebagai Komisaris Independen Perseroan yang efektif sejak 24 Maret 2025 berdasarkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor KEP-55/PL.02/2025.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img