Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUKMP) Kabupaten Tanah Datar bekerja sama dengan Bank Nagari Cabang Batusangkar berhasil mendukung 200 pengusaha mikro dalam penerapan sistem pembayaran digital.
Sebanyak 200 pengusaha mikro tersebut kini telah menjadi merchant baru yang mengadopsi QRIS Bank Nagari sebagai metode pembayaran non-tunai. Hal ini terjadi dalam acara QRIS Untuk Ramadan Berkah (QURMA) yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat pada Sabtu, 22 Maret 2025.
Acara QURMA yang berlangsung di Aula Kantor Bank Nagari Cabang Batusangkar turut dihadiri oleh Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Sumbar, Dandy Indarto, Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Tanah Datar, Hendra Setyawan, serta Kepala Bank Nagari Cabang Batusangkar, Austro Minra.
Baca Juga: Peran Bank Nagari dalam Pertumbuhan UMKM Minangkabau dan Perantauan
Selain penyerahan QRIS secara simbolis kepada lima perwakilan pengusaha mikro, acara ini juga menghadirkan sesi sosialisasi dan edukasi mengenai digitalisasi sistem pembayaran, keuangan syariah, serta perlindungan konsumen.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas KUKMP Tanah Datar, Hendra Setyawan, mengapresiasi dukungan BI Sumbar yang telah memilih pengusaha mikro di Tanah Datar untuk berpartisipasi dalam program akselerasi QRIS merchant.
“Meskipun jumlahnya terbatas, yaitu hanya untuk 200 pengusaha mikro, program ini menjadi langkah positif agar mereka lebih kompetitif di era digital,” ujar Hendra.
Ia menambahkan bahwa program ini juga sejalan dengan kebijakan Bupati Tanah Datar, Eka Putra, yang berfokus pada pengembangan dan pemberdayaan usaha mikro di wilayah tersebut.
“Bupati sangat berkomitmen untuk mendukung usaha mikro dengan menggandeng berbagai pihak agar bisnis kecil tetap berkembang. Pertumbuhan usaha mikro juga menjadi salah satu indikator dalam Asta Cita Presiden Prabowo,” lanjutnya.
Keberhasilan dalam menghadirkan 200 pengusaha mikro tidak terlepas dari kerja sama erat antara Dinas KUKMP dan Bank Nagari Cabang Batusangkar. Sejak 14 Maret 2025, Dinas KUKMP telah melakukan pemetaan pengusaha mikro yang belum memiliki QRIS, kemudian bersama Bank Nagari Cabang Batusangkar, mereka melakukan pendampingan untuk pembukaan rekening dan penerbitan QRIS.
“Alhasil, sebanyak 200 pengusaha mikro dari 14 kecamatan dapat hadir dalam kegiatan ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Nagari Cabang Batusangkar yang telah memfasilitasi proses ini,” tambah Hendra.
Sementara itu, Kepala Bank Nagari Cabang Batusangkar, Austro Minra, mengungkapkan harapannya agar kerja sama antara Dinas KUKMP, Pemkab Tanah Datar, dan BI Sumbar terus berlanjut.
“Kami sangat mengapresiasi upaya Dinas KUKMP yang telah membantu memfasilitasi pembukaan rekening dan QRIS bagi 200 pengusaha mikro. Kami juga bangga karena BI Sumbar mempercayakan Bank Nagari Cabang Batusangkar sebagai tuan rumah acara ini,” kata Austro Minra.
Ia menambahkan bahwa program ini akan berdampak positif pada pertumbuhan jumlah nasabah Dana Pihak Ketiga serta memperkuat citra Bank Nagari sebagai bank yang dekat dengan pelaku usaha mikro.
Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Sumbar, Dandy Indarto, mengungkapkan bahwa BI Sumbar merasa tidak salah dalam memilih lokasi acara, karena dari 12 kabupaten dan 7 kota di Sumbar, hanya Kabupaten Tanah Datar yang berhasil mencapai target yang ditetapkan.
“Saya berharap sinergi antara Bank BUMD dan Pemkab Tanah Datar dapat terus berkembang, terutama dalam digitalisasi sistem pembayaran, keuangan syariah, dan perlindungan konsumen bagi pelaku usaha mikro,” ujarnya.
BI Sumbar terus berupaya memberikan edukasi kepada pengusaha mikro agar mereka memiliki pemahaman mendalam tentang digitalisasi keuangan dan siap menghadapi era ekonomi digital.
“Usaha mikro tidak bisa serta-merta bergerak cepat dalam digitalisasi. Mereka membutuhkan ekosistem yang dibangun dengan proses, metode, pendekatan, dan sinergi lintas sektor. Oleh karena itu, Dinas KUKMP Kabupaten Tanah Datar akan terus berupaya mewujudkan hal ini,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News
































