PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) menyalurkan bantuan peralatan dapur bagi korban kebakaran di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Direktur Utama (Dirut) Bank Sultra, Abdul Latif, menyampaikan bahwa bantuan berupa 46 set kompor gas ini diberikan berdasarkan kebutuhan prioritas para korban.
“Sesuai hasil kunjungan tim kami sebelumnya, diketahui bahwa salah satu kebutuhan paling mendesak adalah kompor. Oleh karena itu, kami berinisiatif memberikan satu set kompor gas per kepala keluarga,” ujar Abdul Latif saat ditemui di Kendari, Selasa.
Bantuan ini langsung disalurkan kepada kepala keluarga yang terdampak, dengan total sebanyak 46 set yang terdiri dari kompor gas satu tungku, regulator, dan tabung gas.
Baca Juga: Bank Sultra Hadirkan ATM di Mess Pemprov Sultra Jakarta untuk Kemudahan Transaksi
Abdul Latif menambahkan bahwa Bank Sultra akan terus memantau kondisi para korban yang saat ini mengungsi di tenda darurat, serta mempertimbangkan penyaluran bantuan tambahan di masa mendatang.
“Kami berkomitmen untuk membantu warga yang menjadi korban kebakaran. Sebagai bank milik masyarakat Sulawesi Tenggara, kami berharap bisa terus memberikan kontribusi positif, terutama di saat masyarakat mengalami musibah,” jelasnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kendari, Izak Bulo, mengungkapkan bahwa berdasarkan diskusi dengan para korban kebakaran di TPA Puuwatu, mereka sangat membutuhkan bantuan kompor gas.
“Dapur umum yang disediakan pemerintah hanya beroperasi selama tujuh hari. Sementara itu, ratusan korban kehilangan seluruh harta benda mereka. Oleh karena itu, kami meminta kepada Bank Sultra agar bisa menyediakan kompor untuk mereka memasak secara mandiri setelah masa bantuan dapur umum berakhir,” ujar Izak Bulo.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Sultra atas bantuan yang diberikan.
Salah satu warga yang terdampak kebakaran, Suriati, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.
“Kompor gas ini sangat berarti bagi saya untuk memulai kembali kehidupan sehari-hari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News
































