Surplus Neraca Perdagangan Sinyal Tangguhnya Ekonomi RI

Berlanjutnya tren surplus neraca perdagangan menjadi sinyal ketangguhan ekonomi Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) pada Selasa (15/10) mengungkapkan, bahwa neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus sebesar US$3,26 miliar pada September 2024. Capaian ini memperpanjang tren surplus neraca perdagangan Indonesia menjadi 53 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

“Konsistensi tren surplus ini merupakan kabar yang baik, membuktikan daya tahan ekonomi kita di tengah stagnasi ekonomi global,” kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribudi. Hingga September 2024, akumulasi surplus pada tahun ini tercatat mencapai US$21,98 miliar.

- Advertisement -
Berita terkait: Indonesia Kembali Catat Surplus Neraca Perdagangan Bulanan

Menurut Febrio, kinerja neraca perdagangan juga mencerminkan ekonomi Indonesia yang berorientasi pada penciptaan nilai tambah, menunjukkan hasil positif. “Tentunya hal ini menjadi modal yang baik untuk masa yang akan datang,” tambahnya.

Aktivitas perdagangan Indonesia yang masih mencatatkan kinerja baik hingga September juga menjadi sinyal positif bagi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2024. Kementerian Keuangan memproyeksikan bahwa pada triwulan tersebut, ekonomi Indonesia masih akan tumbuh di atas 5,0% meskipun menghadapi tantangan ekonomi global.

- Advertisement -

Febrio menjamin bahwa pemerintah akan terus memantau dampak perlambatan global terhadap ekspor nasional. Pemerintah juga akan menyiapkan langkah-langkah antisipasi melalui dorongan untuk keberlanjutan hilirisasi sumber daya alam, peningkatan daya saing produk ekspor nasional, serta diversifikasi mitra dagang utama.

Dengan adanya tren positif ini, harapan akan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan semakin menguat, menandakan bahwa Indonesia tetap mampu menghadapi tantangan di pasar global.

 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img