Greenflag! Era Algoritma Media Telah Dimulai

Era algoritma media telah dimulai, ditandai dengan maraknya perusahaan-perusahaan media yang memperbarui strategi pemasaran  untuk memenuhi tuntutan konsumen yang semakin dinamis. Demikian diungkap Prerna Mehrotra, Chief Client Officer & Practice President dentsu Media APAC.

“Media akan menjadi 100 persen dapat dijangkau, dapat dibeli, dan dapat dipertanggungjawabkan. Merek harus menciptakan strategi Media ++ untuk momen yang lebih personal dan berkesan,” ungkap Prerna dikutip Selasa (15/10).

- Advertisement -

Pernyataan ini memperkuat Dentsu yang telah merilis laporan terbaru berjudul “Year of Impact/Tahun yang Berdampak,” yang menyajikan wawasan mendalam tentang perubahan yang akan membentuk industri media di tahun 2025.

Laporan ini, disusun oleh spesialis dari unit bisnis dentsu seperti Carat, dentsu X, dan iProspect, menggarisbawahi pergeseran signifikan yang didorong oleh algoritma, kecerdasan buatan (AI), dan keterlibatan konsumen.

- Advertisement -

Menurut  laporan ini menandai awal dari apa yang disebut sebagai “Era Algoritma Media,” di mana strategi pemasaran harus diperbarui untuk memenuhi tuntutan konsumen yang semakin dinamis.

Laporan ini mengidentifikasi lima tema kunci yang diperkirakan akan mendorong industri ke depan:

  1. AI Beralih dari Potensi ke Dampak Nyata: AI kini menjadi kekuatan transformatif yang merevolusi perencanaan media dan interaksi konsumen.
  2. Storytelling Memecahkan Gelembung Algoritma: Narasi yang menarik akan menjadi alat utama bagi merek untuk menonjol di media yang didorong oleh algoritma.
  3. Ritel Mengubah Media: Pertumbuhan media ritel memberikan akses data pembeli yang berharga bagi pengiklan.
  4. Pencarian Kualitas: Permintaan untuk keterlibatan berkualitas tinggi meningkat seiring dengan investasi media.
  5. Masa Depan yang Tidak Merata: Merek perlu mengadopsi strategi lokal untuk menghadapi kompleksitas regulasi dan teknologi yang berbeda di berbagai wilayah.

Will Swayne, Global Practice President Media di dentsu, menyebutkan bahwa laporan ini merupakan panduan strategis bagi merek yang ingin berkembang di era baru ini. “Kami menawarkan toolkit untuk memanfaatkan komunitas niche dan media ritel yang semakin maju,” ujarnya.

Dengan lebih dari 40 halaman wawasan, laporan “Year of Impact” diharapkan menjadi bacaan wajib bagi pemasar dan profesional media yang ingin memanfaatkan peluang di tahun 2025. Dentsu menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan ini untuk mencapai dampak nyata dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img