Gaya Hidup Berubah! Kini Anak Muda Rentan Stroke dan Jantung

Di Indonesia, penyakit stroke dan jantung kini bukan lagi masalah orang tua. Data terbaru menunjukkan bahwa semakin banyak anak muda yang terpapar dua penyakit berbahaya ini. Menurut Dr. David Pangeran, dokter spesialis neurologi dari RSUI, stroke dan penyakit jantung masih menjadi penyebab utama penyakit tidak menular di tanah air.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, tercatat 638.178 kasus stroke, dengan peningkatan 67 persen di kalangan usia muda selama satu dekade terakhir. Data dari 2014 hingga 2019 juga menunjukkan bahwa penyakit kardiovaskular menjadi penyebab kematian dan disabilitas tertinggi di Indonesia.

- Advertisement -

Dr. David mengidentifikasi beberapa faktor penyebab tren ini, terutama perubahan pola hidup. Aktivitas fisik yang berkurang, ditambah dengan pola makan yang tidak sehat—tinggi garam, gula, dan lemak—menjadi penyebab utama meningkatnya risiko penyakit ini di kalangan anak muda.

“Dulu, orang lebih banyak bergerak dan makan lebih sehat. Sekarang, banyak yang bekerja di dalam gedung dan lebih sering mengonsumsi makanan siap saji,” ujarnya dikutip dari liputan6, belum lama ini.

- Advertisement -

Untuk mencegah stroke dan penyakit jantung, Dr. David menekankan pentingnya menjaga pola makan yang sehat. Mengurangi asupan garam, gula, dan kolesterol, serta memilih minyak yang sehat saat menggoreng makanan adalah langkah awal yang bisa diambil. Ia juga menyarankan agar masyarakat berolahraga minimal 30 menit sehari, sesuai rekomendasi dari WHO.

Selain itu, menghindari merokok dan alkohol sangat penting. Penelitian menunjukkan bahwa risiko terkena penyakit jantung meningkat drastis bagi perokok. “Satu batang rokok bisa meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 57 persen,” ungkapnya.

Dengan meningkatnya angka anak muda yang mengalami stroke dan penyakit jantung, Dr. David mengingatkan agar semua orang mulai memperhatikan kesehatan dengan lebih serius. Gaya hidup sehat adalah kunci untuk mengurangi risiko penyakit tidak menular yang semakin mengkhawatirkan ini.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img