InfoEkonomi.ID – Riset terbaru menunjukkan bahwa masyarakat di Indonesia mengalami kecanduan penggunaan ponsel, dengan rata-rata waktu menatap layar mencapai 5,7 jam per hari sepanjang 2022. Angka ini meningkat tajam dibandingkan 2019, yang hanya 3,9 jam. Negara-negara lain seperti Brasil, Arab Saudi, Singapura, dan Korea Selatan juga melaporkan penggunaan ponsel lebih dari 5 jam per hari.
Melansir cnbcindonesia.com, CEO Apple, Tim Cook, memberikan pandangan kritis mengenai kebiasaan tersebut. Dalam wawancara dengan GQ, Cook menekankan bahwa jika seseorang menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar daripada berinteraksi tatap muka dengan orang lain, itu menandakan ada yang tidak beres. “Filosofi saya, jika Anda melihat layar lebih lama ketimbang bertatapan mata dengan sesama manusia, ada yang salah dengan Anda,” ujarnya.
Cook juga menjelaskan bahwa iPhone dilengkapi dengan fitur Screen Time, yang membantu pengguna memantau durasi penggunaan smartphone mereka. Fitur ini bertujuan untuk menyadarkan pengguna mengenai seberapa sehat hubungan mereka dengan ponsel. “Saya sangat disiplin mengecek laporan Screen Time untuk mengetahui apakah saya terlalu lama di depan HP,” tambahnya.
Melepaskan diri dari kecanduan ponsel, menurut Cook, bisa menjadi tantangan terutama bagi generasi yang lahir di era digital. Ia menekankan pentingnya membuat batasan yang jelas antara dunia digital dan nyata, terutama untuk anak-anak yang tumbuh di era tersebut.
Cook mengingatkan bahwa esensi teknologi adalah untuk membantu manusia dalam hal-hal yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan. “Peran teknologi sebatas itu. Sangat disayangkan jika orang-orang menghabiskan waktu terlalu lama dari yang seharusnya di depan HP,” pungkasnya.
































