Pemerintah Tunda Eksekusi Investasi Asing di IKN Hingga Jokowi Lengser

InfoEkonomi.ID – Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengumumkan bahwa eksekusi investasi asing di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan dimulai di masa pemerintahan baru Prabowo atau setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) lengser.

Dalam konferensi pers yang digelar di kantornya pada hari Senin, Bahlil menjelaskan bahwa proyek asing yang masuk dalam klaster kedua baru akan dilaksanakan oleh pemerintahan mendatang, sementara saat ini fokus pembangunan masih pada klaster pertama yang didanai oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

- Advertisement -

“Untuk klaster pertama kita fokuskan ke PMDN. Klaster kedua baru masuk asing. Nah, asing itu sudah ada yang mendaftar, tapi belum kita eksekusi. Artinya, belum ada konstruksi yang dibangun di sana. Konstruksi saya pikir di atas Oktober,” ujarnya dalam Konferensi Pers di Kantornya, Senin (29/7).

Bahlil juga menyampaikan bahwa banyak investor asing yang menunjukkan minat untuk berinvestasi di IKN, namun pemerintah saat ini lebih memprioritaskan penyelesaian pembangunan infrastruktur dasar yang dananya bersumber dari APBN dan investasi domestik. Infrastruktur dasar diperkirakan akan selesai pada bulan September hingga November.

- Advertisement -

“Karena kan sekarang infrastruktur dasarnya yang kita bangun dulu kan. Kemarin Pak Basuki menyampaikan bahwa infrastruktur dasarnya ini rata-rata akan selesai di September-Oktober-November,” jelasnya.

“Kalau September-Oktober-November (penyelesaian infrastruktur dasar), berarti start mereka (investor asing) mungkin November-December gitu loh,” imbuhnya.

Bahlil menyebutkan eksekusi investasi asing di IKN nantinya ditandai dengan peletakan batu pertama.

“Ya groundbreaking, kemudian konstruksi sudah bisa jalan,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Bahlil Sebut Investor Asing Eksekusi Proyek di IKN Usai Jokowi Lengser” 

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img