InfoEkonomi.ID – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan akan melanjutkan program pembagian alat masak listrik (AML) gratis berupa rice cooker pada tahun ini. Kepastian tersebut disampaikan oleh Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu, saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (3/6/2024).
“Ya, lanjut,” ujar Jisman menegaskan. Ia menyebutkan bahwa setidaknya ada 135.000 unit rice cooker yang akan dibagikan pada tahun ini, dengan nilai anggaran mencapai Rp85 miliar.
“Kalau enggak salah sekitar Rp85 miliar, itu 135.000 unit tahun ini,” kata dia yang dilansir dari Kompas.com.
Meski begitu, Jisman tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai jadwal pasti pelaksanaan program pembagian rice cooker ini. Namun, ia menekankan bahwa saat ini program tersebut masih dalam tahap pembahasan anggaran. “Ini lagi dianggarkan yah untuk AML,” ucapnya.
Untuk diketahui, program pembagian AML gratis berupa rice cooker telah dilakukan sejak tahun lalu. Pada 2023, Kementerian ESDM menargetkan pembagian 500.000 unit rice cooker. Pengadaan rice cooker tersebut menggunakan anggaran tahun 2023 dengan total Rp 322 miliar, meski distribusinya dilakukan sepanjang 12 Desember 2023 hingga 13 Februari 2024. Namun, realisasi pembagian rice cooker gratis tersebut hanya mencapai 342.621 unit atau 68,5 persen dari target.
Menurut Jisman, tak tercapainya target dikarenakan pelaksanaan program pembagian AML tahun lalu memiliki keterbatasan waktu untuk merealisasikannya.
Di sisi lain, program pembagian AML tahun lalu merupakan program pertama bagi Kementerian ESDM. Maka dari itu dilakukan evaluasi untuk dilakukan perbaikan ke depannya.
“Program ini adalah program pertama di Kementerian ESDM, sehingga perlu persiapan-persiapan yang lebih panjang, di samping keterbatasan waktu untuk pelaksanannya,” ucapnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Senin (25/3/2024).































