Senin, Mei 27, 2024
spot_img

BERITA UNGGULAN

BSI: Bank Syariah Berpotensi Besar Selaraskan ESG-SDG Lewat Sustainable Finance

InfoEkonomi.ID – Keuangan berkelanjutan (sustainable finance) menjadi topik hangat yang terus diperbicangkan di tengah perubahan iklim. Melalui sustainable finance, bank syariah dapat menyelaraskan aspek ESG dan SDG sehingga tercipta lingkungan bisnis, sosial, dan masyarakat yang lebih berkelanjutan.

Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Muliaman D. Hadad menyebut sustainable finance erat kaitannya dengan perubahan iklim, namun tidak terbatas hanya pada aspek lingkungan. Sebab, sustainable finance mengintegrasikan aspek lingkungan (environment), sosial (social), dan tata kelola (governance) atau ESG ke dalam keputusan investasi dan pembiayaan yang diselaraskan dengan sustainable development goals (SDG).

- Advertisement -

Pada konteks industri keuangan syariah, fokus sustainable finance dengan ESG selaras dengan tujuan-tujuan syariah (maqashid syariah) yang menjadi landasan bisnis bank syariah. Pada aspek lingkungan misalnya, prinsip penggunaan sumber daya alam secara bertanggung jawab sejalan dengan prinsip pelestarian alam.

Berdasarkan prinsip ini, bank syariah dapat berperan aktif membiayai proyek ramah lingkungan, mengembangkan produk dan layanan berbasis green, serta menerapkan praktik ramah lingkungan di kantor-kantornya.

- Advertisement -

“Bank harus mengeluarkan produk dan menjalankan bisnis sesuai dengan ESG. Bank butuh modal untuk menjalankan bisnis mereka dan untuk berinvestasi, tapi kemudian dari mana modal ini berasal menjadi sangat penting sekarang. Jadi akses untuk sustainable finance dalam bisnis sangat penting. Jadi sustainable finance harus dijalankan oleh bank dan bank harus tahu apa itu sustainable finance, bukan hanya pembiayaan, tetapi juga instrumen-instrumen lainnya seperti sukuk dan green loan,” kata Muliaman.

Hal itu dikemukakan oleh Muliaman dalam acara 3rd Annual International Conference on Muslim World Economy and Business (ICMWEB) yang mengangkat tema “Sustainable Finance Amid Global Volatility: Forging the Pathway to Sustain the Future di Indonesian International Islamic University” di Lecture Hall, Joko Widodo Rectorate Building UIII Depok pada Selasa, Mei 2024.

Muliaman menyebutkan bahwa bank syariah memiliki potensi untuk untuk bisa berkontribusi dalam sustainable finance. Hal ini tidak lepas dari prinsip utama dalam bank syariah yang melarang adanya riba dan investasi pada hal-hal yang tidak sesuai dengan hukum Islam, merugikan alam, dan tidak etis. Penekanan pada investasi ini dapat membantu mendorong keuangan berkelanjutan dengan mengarahkan modal ke proyek-proyek yang bertanggung jawab secara sosial.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Info Hari Ini

HOT NEWS

4,488FansSuka
6,727PengikutMengikuti
2,176PelangganBerlangganan

TERPOPULER

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img