InfoEkonomi.ID – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia atau Generali Indonesia, salah satu perusahaan asuransi jiwa ternama di Indonesia, menegaskan komitmennya untuk menggenjot pendapatan premi melalui kanal bancassurance pada tahun ini.
Sejumlah strategi telah disiapkan untuk mencapai target tersebut. Salah satunya dengan melakukan kerja sama dengan beberapa bank untuk mendorong kinerja bancassurance, baik bank nasional maupun bank daerah.
Chief Marketing Officer Generali Indonesia Vivin Arbianti Gautama menjelaskan, dari setiap partnership yang dilakukan, pihaknya ingin menghadirkan produk-produk inovatif yang bisa memenuhi kebutuhan proteksi bagi para nasabah di masing-masing bank.
“Kolaborasi dan partnership terus diperkuat dan kami juga terus melakukan ekspansi ke beberapa bank partner baru untuk terus memudahkan nasabah mendapatkan perlindungan asuransi,” katanya yang dilansir dari Kontan.co.id, Jumat (19/4).
Vivin juga menyoroti peran penting tenaga pemasar atau agen dalam memperkenalkan produk dan layanan Generali, terutama melalui kanal bancassurance. Dengan lebih dari 10.000 tenaga pemasar berlisensi yang tersebar di seluruh Indonesia, perusahaan optimis dalam menggarap potensi pasar.
Sementara itu, Vivin menyatakan kontribusi premi dari kanal bancassurance masih kalah dengan keagenan per kuartal I-2024. Meskipun demikian, dia tak membeberkan nilai dari kontribusi premi bancassurance tersebut.
Vivin menyebut Generali Indonesia masih terus mengoptimalkan bisnis melalui berbagai kanal distribusi, termasuk agency dan bancassurance.
“Saat ini, agency masih memiliki kontribusi terbesar, tetapi bancassurance tetap memiliki potensi yang tinggi karena masing-masing segmen memiliki preferensi dan kebutuhan yang berbeda,” ungkapnya.
Menurut data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), sepanjang 2023, pendapatan premi kanal distribusi bancassurance tercatat sebesar Rp 77,13 triliun. Nilai tersebut turun 12,5% jika dibandingkan 2022.
Meskipun demikian, hingga Desember 2023, pendapatan premi dari kanal distribusi bancassurance masih menjadi penopang tertinggi pendapatan premi dengan kontribusi 43,4% terhadap total premi.
































