Dukung Pengusaha Muda, Bank Papua Berikan Pembinaan ke 300 Pelaku UMKM

InfoEkonomi.ID – PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua, yang dikenal sebagai Bank Papua, telah memberikan pembinaan kepada lebih dari 300 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Pimpinan Departemen Kredit Bank Papua Cabang Manokwari, Gomgom SH Simanjuntak, mengungkapkan bahwa UMKM yang mendapat bimbingan dari Bank Papua mayoritas bergerak di sektor perdagangan, terutama penjualan makanan dan pedagang kecil lainnya.

“UMKM yang kita bina didominasi UMKM didominasi penjual makanan maupun pedagang kecil,” katanya yang dilansir dari ANTARA.

Simanjuntak menegaskan pentingnya memberikan edukasi dan pembinaan kepada pelaku UMKM agar mereka tidak mengalami kesulitan dalam mengembalikan pinjaman. Pembinaan tersebut berupa pembinaan tentang pembukuan usaha maupun pengelolaan usaha perdagangan terhadap UMKM yang mengambil kredit atau pinjaman di Bank Papua.

Bank Papua menegaskan kebijakannya untuk memberikan pendampingan kepada penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR), sejalan dengan pemberian permodalan, untuk memastikan kelangsungan dan kesuksesan usaha mereka.

“Kebijakan kami, mereka yang mengambil Kredit Usaha Rakyat (KUR) harus mendapat pendampingan. Karena selain memberi permodalan, kita harus memberikan edukasi bagaimana seharusnya UMKM menjalankan usahanya,” katanya.

Ia menjelaskan saat ini UMKM di Manokwari mempunyai tren positif dan meningkat. Bank Papua juga terus mendorong pengusaha muda di Manokwari terus tumbuh dan berkembang.

Bank Papua juga memberikan apresiasi terhadap upaya-upaya yang dilakukan oleh beberapa pengusaha muda, seperti Papua Youth Creative Hub (PYCH) Manokwari, yang telah aktif dalam mengembangkan potensi pengusaha muda Papua melalui kegiatan seperti Tanah Papua Youthpreneur Summit 2024.

Simanjuntak berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu perkembangan pengusaha muda tidak hanya di Provinsi Papua Barat tetapi juga di seluruh Tanah Papua.

Dia menekankan pentingnya sifat ulet, tekun, dan loyalitas dalam usaha bagi para pengusaha muda Papua agar mereka dapat berkembang dan bertahan dalam persaingan bisnis.

“Kita masih kekurangan enterprenuer atau pengusaha muda dari Papua sehingga minat para pengusaha mudah perlu terus didorong dan semoga kegiatan tersebut bisa berkelanjutan,” katanya.

Sebelumnya, penyaluran kredit Bank Papua tahun 2023 mencapai Rp19,5 triliun yang didominasi kredit konsumsi sebanyak Rp10,9 triliun atau 55,7 persen dari total kredit.

Sedangkan rasio kredit bermasalah (NPL) Bank Papua masih di bawah ambang batas yang telah ditetapkan oleh regulator dengan capaian NPL gross tahun 2023 sebesar 2,41 persen dan untuk NPL neto 0,69 persen.

Salah satu faktor penentu keberhasilan pengelolaan bank ialah rasio kewajiban pemenuhan modal minimum (KPMM) yang memperhitungkan risiko pasar, dan akhir tahun 2023 KPMM Bank Papua tercatat 25,78 persen lebih tinggi dibanding tahun 2022 yang mencapai 23,53 persen.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img