Yuhu! Tarif Subsidi LRT Jabodebek Berpotensi Diperpanjang

InfoEkonomi.ID – Pengguna Light Rail Transit (LRT) di wilayah Jabodebek masih menikmati tarif subsidi hingga akhir Maret 2024. Namun, kepastian apakah tarif promo ini akan diperpanjang di bulan berikutnya masih menunggu arahan resmi dari Kementerian Perhubungan.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan bahwa kemungkinan besar tarif yang ada saat ini akan berlanjut di bulan depan, tetapi keputusan akhir masih menunggu konfirmasi dari Kemenhub.

- Advertisement -

“Sepertinya akan lanjut [tarif promo], masih normal seperti Februari-Maret 2024, tetapi masih harus konfirmasi lagi [ke Kemenhub],” katanya yang dilansir dari CNBC Indonesia Rabu (27/3/2024).

Langkah untuk memperpanjang tarif subsidi tersebut diambil dengan harapan dapat meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan layanan transportasi LRT.

- Advertisement -

“Kami harap sih karena belum capai target, kami harap masih diperpanjang,” kata Mahendro.

Saat ini, jumlah pengguna LRT Jabodebek mencapai sekitar 65.000 orang per hari pada hari kerja. Namun, diprediksi bahwa jumlah penumpang akan turun drastis menjadi sekitar 25.000 orang per hari saat momen lebaran nanti.

Bukan tidak mungkin tarif subsidi LRT Jabodebek saat ini bakal terus berlanjut atau menjadi permanen, atau sesuai sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 67 tahun 2023 tentang Tarif Angkutan Orang Dengan Kereta Api Ringan Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik.

Di sisi lain, Mahendro menyebut bahwa pihaknya mendorong adanya kenaikan tarif dari 1 kilometer pertama sebesar Rp 3.000 menjadi Rp 5.000.

- Advertisement -

“Kalau kami malah mengusulkan untuk di depannya yang dinaikkan, jadi yang Rp 3.000 menjadi Rp 5.000 usulan kami. Cuman terakhir dari Kementerian Perhubungan memutuskan seperti itu, ya kami kan cuman bisa ngusulin jadi tetep aja kementerian yang memutuskan mau seperti apa,” ujar Mahendro.

Tarif LRT Jabodebek saat ini terbagi menjadi dua, yakni peak hour dan off peak hour. Peak hour mulai pukul 06.00 sampai 08.59 WIB dan 16.00 sampai 19.59 WIB, lalu off peak hour dari awal jam operasi sampai 05.59, 09.00 sampai 15.59 WIB, hingga 20.00 WIB sampai akhir jam operasi.

Berikut rincian tarif LRT Jabodebek:

Skema Tarif di Weekday (Senin-Jumat)
Tarif Terdekat: Rp 3.000
Tarif Terjauh (Peak Hour): Rp 20.000
Tarif Terjauh (Off Peak Hour): Rp 10.000

Skema Tarif di Weekend (Sabtu-Minggu) dan Hari Libur Nasional
Tarif Terdekat: Rp 3.000
Tarif Terjauh: Rp 10.000

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img