InfoEkonomi.ID – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan alias Zulhas memberikan informasi terkait kenaikan harga minyak goreng dari pemerintah yakni Minyakita. Tercatat, setelah digelarnya rangkaian Pemilu 2024, harga Minyakita naik ke Rp15.000 per liter.
Diketahui saat ini harga minyak di pasaran berkisar di angka Rp14.000 per liter. Ia juga mengungkapkan kenaikan ini disebabkan harga kemasannya yang mahal.
“Memang packagingnya kan sudah mahal, cuman nanti lah habis pemilu. Habis pemilu Rp15 ribu ya,” kata Zulhas di Tokopedia Tower yang dilansir dari CNN Indonesia, Jakarta, Selasa (12/12).
“Bukan naik, tapi penyesuaian,” imbuhnya.
Sebelumnya, Zulhas mengatakan keputusan kenaikan harga Minyakita masih akan dirapatkan.
“Ya memang Rp14 ribu mestinya, tapi mengikuti perkembangan inflasi. Tapi kita belum memutuskan. Masih harus rapat menko dulu untuk jadi Rp15 ribu,” katanya.
Zulkifil mengatakan saat ini minyak goreng kemasan besutan pemerintah itu masih dijual dengan HET Rp14 ribu per liter. Namun, Kemendag akan mentoleransi jika ada pedagang yang menjual Rp14.500 per liter.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Isy Karim mengatakan pihaknya masih mengkaji rencana tersebut, termasuk dampaknya jika HET benar-benar dinaikkan.
Ia mengatakan harga Minyakita beragam di setiap pasar, tetapi rata-rata sudah dijual Rp15 ribu per liter.
“Kalau di atas HET bukan enggak apa-apa, tapi masih ditolerir sepanjang tidak terlalu tinggi,” katanya.

































