Ini Jurus Mendag Kendalikan Produk Impor yang Banjiri Pasar RI

InfoEkonomi.ID – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas melakukan pertemuan dengan influencer ekonomi muda yang bernama Raymond Chin. Dalam pertemuan tersebut keduanya berdiskusi terkait regulasi Permendag Nomor 31 Tahun 2023 yang telah berlaku sejak 26 September 2023 lalu.

Zulhas mengatakan melalui aturan tersebut pihaknya berupaya menata arus masuk produk impor dengan harga murah dari luar negeri. Di sisi lain ia juga menggenjot ekspor hasil karya UMKM lokal.

- Advertisement -

“Di mana-mana ekspor digenjot, impor ditata. Lah kita ini impornya bablas,” ujarnya di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2023).

“Coba lihat itu kok barang luar semua (yang dijual),” imbuhnya.

- Advertisement -

Zulhas yang juga Ketua Umum PAN menyebut jika kondisi ini dibiarkan tanpa ada regulasi jelas, dapat mengancam keberlangsungan industri dalam negeri.

“Nanti UMKM mati, industri mati, (akibatnya penyerapan) tenaga kerja kurang. Makanya kita atur,” tegasnya.

Menurutnya pelaku usaha di RI masih menghadapi tantangan untuk melakukan ekspor ke beberapa negara, di antaranya Jepang dan Korea Selatan. Di sisi lain, produk impor malah membanjiri pasar.

Zulhas pun menyayangkan hal tersebut. Sehingga Kemendag pun membuat aturan untuk membatasi masuknya barang impor dan membuka jalan ekspor bagi UMKM lokal.

- Advertisement -

“Kita kan bukan (tempat pembuangan) sampah, (dan) kita (harus) melindungi konsumen kita. Makanya kita tata,” terangnya, dilansir dari detik

Lebih lanjut Zulhas menjelaskan pemerintah juga akan kembali menerapkan kebijakan pengawasan barang impor yang tadinya melalui post border menjadi border. Sebab banyak penyalahgunaan saat penerapan pengawasan barang impor melalui post border.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img