InfoEkonomi.ID – PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) berencana akan meningkatkan jatah dividen payout ratio atau rasio jumlah total dividen yang dibagikan kepada para pemegang saham menjadi 60% dari total laba di tahun depan.
Direktur Keuangan BTPN Syariah Fachmy Ahmad menyebut kebijakan untuk menaikkan dividen payout ratio tersebut merupakan keputusan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan bulan Mei lalu.
“Dimana sudah kami informasikan dalam rapat umum pemegang saham tahun ini di bulan April/Mei bahwasanya kita akan menetapkan payout ratio dari sebelumnya kebijakan dividen kita 40% menjadi sebanyak-banyaknya 60% dan ini dengan tetap memastikan ketentuan dari regulasi,” ujar Fachmy dalam paparan publik BTPS, Kamis (26/10/2023).
Menurut Fachmy, untuk target tahun depan akan disesuaikan sejalan dengan BTPS menjadi perusahaan terbuka dan mulai membagikan dividen.
“Angka dividend payout ratio kami akan tingkatkan secara bertahap, mencapai level sebanyak payout ratio yang telah kita informasikan terkait kebijakan dividen kami,” ungkap Fachmy.
Adapun Fachmy menuturkan perseroan terus meningkatkan rasio pembayaran dividen dari tahun ke tahun. Pada 2021, misalnya, perseroan membagikan dividen sebesar 30% laba bersih, atau lebih tinggi dibandingkan 2020 yang mencapai 20%.
“Tahun ini dividend payout ratio 40% ya semoga nanti tahun depan kita tingkatkan sampai pada level nanti sesuai dengan kebijakan dividen kita sampai 60%,” pungkas Fachmy, dilansir dari idxchannel
Fachmy mengatakan rasio pembayaran dividen tidak terlepas dari capaian laba bersih yang bakal dibukukan perseroan ke depan. Bank BTPN Syariah membukukan laba bersih Rp1,004 triliun pada kuartal III 2023.
BTPS juga mencatatkan return of asset (RoA) 7,8% serta rasio kecukupan modal (CAR) 49,7% atau di atas ketentuan dan rata-rata industri bank syariah.
































