InfoEkonomi.ID – Kemarau panjang disertai panas ekstrem dampak fenomena El Nino menyebabkan banyak wilayah di Indonesia mengalami kekeringan hingga krisis air bersih.
Untuk itu, Bank NTB Syariah menyalurkan bantuan berupa 12 tandon air dengan kapasitas 12 ribu liter air ke Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) untuk mengatasi masalah tersebut, Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Kantor Cabang Bank NTB Syariah Tanjung, Sabtu (21/10).
”Bank NTB Syariah merupakan bank milik daerah, tentu saja memiliki tanggung jawab untuk melayani dan membantu masyarakat NTB,” kata Direktur Utama Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo.
Pemberian bantuan tandon dirangkaikan dengan Touring Fi Sabilillah yakni tur motor dengan misi membawa bantuan sosial di beberapa masjid.
Jumlah tandon keseluruhan untuk KLU 30 unit. Dengan rincian 12 tandon nantinya akan diserahkan oleh Pemda KLU sendiri. Sedangkan sisanya 18 tandon lainnya akan diserahkan langsung oleh Bank NTB Syariah.
”Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat, dan kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah KLU terhadap Bank NTB Syariah selama ini,” ujarnya.
Bupati KLU H Djohan Sjamsu menyampaikan musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan daerah yang dipimpinnya mengalami kekeringan. Terkain bantuan tandon tersebut akan disebar, seperti untuk masyarakat Kayangan dan Bayan.
”Tandon ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kami untuk menampung air bersih,” jelasnya seraya mengucap terima kasih, dilansir dari Lombokpost
Bupati Djohan juga membeberkan KLU berada di peringkat enam pemegang saham Bank NTB Syariah dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi NTB. Pemda telah bekerja sama dengan pihak Bank NTB Syariah untuk memberikan pinjaman tanpa bunga bagi UMKM KLU. ”Kemitraan kita sangat baik dengan Bank NTB Syariah,” terangnya.

































