Siap-siap! Erick Thohir Bakal Tutup Anak-Cucu BUMN Lagi

InfoEkonomi.ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir berencana akan kembali menutup anak-cucu milik perusahaan-perusahaan BUMN. Ia menargetkan penutupan akan menyasar kepada anak-cucu perusahaan pelat merah yang memberatkan kinerja induk perusahaan.

Menteri BUMN Erick Thohir kembali mengungkap rencana untuk menutup anak-cucu perusahaan pelat merah. Utamanya menyasar anak-cucu BUMN yang memberatkan kinerja induk perusahaan.

- Advertisement -

Erick mencatat, ada sekitar 173 perusahaan di seluruh lingkup perusahaan pelat merah. Maka, dia meminta jajarannya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri BUMN Rosan Roeslani, dan Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Hattari untuk melakukan peninjauan kembali.

“Dan tentu kita komitmen menutup anak-cucu BUMN yang tidak memang diperlukan. Jumlah 173 ini saya rasa pak sesmen kita harus review lagi, dan para wamen saya rasa waktunya masih ada,” ungkap Erick Thohir dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, ditulis Jumat (15/9/2023).

- Advertisement -

Erick pun mengungkap alasannya. Dia tak ingin adanya anak-cucu BUMN malah memberatkan kinerja dari holding perusahaan. Dia khawatir, jika nantinya jadi beban, maka efisiensi BUMN tak bisa terjadi.

“Kalau kita bisa menutup lagi memang anak cucu yang memang tadi yang kita sepakati jangan menjadi justru gantolan dari perusahaan holding yang sehat, tetapi ini menjadi susu yang akhirnya tidak bisa merata yang akhirnya juga tidak membuat efisien BUMN tersebut. Terlepas daripada kesehatan yang hari ini sudah terjadi. Nanti saya coba komit disitu,” paparnya.

Menurut data yang dikantonginya, banyak proyek-proyek yang digarap BUMN harus melahirkan perusahaan baru. Namun, dia khawatir langkah itu malah membuat kerja BUMN jadi tidak efisien.

“Karena memang, kembali keterkaitan daripada proyek-proyek itu kalau terus di-anak-cucu-kan akhirnya tidak efisien juga. Kalau memang diperlukan, oke, tetapi kalau tidak diperlukan sebaiknya memang kita terus kurangin,” tegasnya.

- Advertisement -

Diberitakan sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkap kelanjutan proses bersih-bersih perusahaan pelat merah. Terbaru, dia berencana menutup sejumlah anak-cucu usaha BUMN dalam waktu dekat.

Rencana ini berdasar pada pengakuannya soal masih adanya perusahaan pelat merah dalam kondisi yang kurang sehat. Bahkan, dia telah melakukan pemetaan bagi BUMN yang sehat, sakit, hingga yang tak bisa diselamatkan.

“Saya tutup 133 anak-cucu (BUMN), jadi mungkin nanti, Pak Wamen, bulan depan kita tutup lagi,” ungkap Erick Thohir dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Kamis (31/8/2023).

“Kalau memang BUMN yang melahirkan anak-cucu tanpa izin atau pun BUMN yang punya anak cucu tapi menggerogoti filosofi kebersamaan kita bahwa BUMN bukan menara gading, tapi BUMN ekosistem membangun kebersamaan di tengah ekonomi kita yang terbuka bersama swasta, UMKM atau investasi,” sambungnya.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img