Satu Lagi Ruas Jalan Tol Hutama Karya Dilakukan Uji Laik Fungsi

InfoEkonomi.ID – PT Hutama Karya (Persero) telah menyelesaikan Uji Laik Fungsi (ULF) Jalan Tol Binjai – Langsa seksi Binjai – Pangkalan Brandan segmen Stabat – Kwala Bingai sepanjang 7 km.

Kegiatan ini dilakukan selama dua hari mulai dari Senin (10/7) hingga Selasa (11/7) kemarin.

- Advertisement -

ULF bertujuan untuk memastikan bahwa semua persyaratan spesifikasi teknis dan fasilitas jalan terpenuhi.

Hal tersebut seperti yang dijelaskan oleh Executive Vice President (EVP) dan Sekretaris Perusahaan, Tjahjo Purnomo.

- Advertisement -

“Dalam upaya mempercepat pengoperasian jalan tol, ULF dilakukan pada segmen tol Stabat – Kwala Bingai dan gerbang tol Kwala Bingai untuk memastikan bahwa semuanya memenuhi standar.”

“Baik dari segi keselamatan lalu lintas maupun kualitas jalan tol itu sendiri,” kata Tjahjo.

Tjahjo menambahkan bahwa dalam ULF tersebut, dilakukan oleh tim yang terbagi menjadi tiga subtim, yaitu Subtim 1 Bidang Keselamatan dan Manajemen Lalu Lintas Jalan, Subtim 2 Bidang Sarana Jalan, Jembatan, dan Bangunan Pelengkap.

Selain itu, ada juga Subtim 3 Bidang Operasi dan Administrasi. Uji spesifikasi ini dilaksanakan bekerja sama dengan beberapa pihak, seperti Ditjen Perhubungan Darat, Korlantas Polri, KKJJ Bintek, PJBH, dan BBPJN Sumut Subdit Pengadaan Lahan.

- Advertisement -

Lingkup pemeriksaan pada segmen tol ini dibagi menjadi dua jalur, yaitu Jalur A dan Jalur B.

Jalur A mencakup Ramp Stabat, Sta. 11+800 – Sta. 19+350, dan Off Ramp Kwala Bingai, sedangkan Jalur B mencakup On Ramp Kwala Bingai, Sta. 19+350 – Sta. 0+000, dan Ramp 4 Stabat.

Setelah rangkaian uji spesifikasi selesai dilaksanakan, akan dilakukan pembahasan mengenai hasil pengujian dari setiap tim inspeksi dalam Rapat Pleno Hasil Pemeriksaan.

Jalan tol Binjai – Pangkalan Brandan, dengan total panjang 58 km, terdiri dari tiga seksi, yaitu Seksi 1 Binjai – Stabat (12,3 km) yang telah beroperasi sejak Februari 2022, Seksi 2 Stabat – Tanjung Pura (26,2 km), dan Seksi 3 Tanjung Pura – Brandan sepanjang 18,9 km.

Hingga akhir Juni, progres konstruksi dari kedua seksi jalan tol Binjai – Pangkalan Brandan telah mencapai 80 persen, dengan proses pengadaan lahan yang mencapai 96 persen.

Jika seluruhnya selesai, jalan tol ini akan mengurangi waktu tempuh dari sebelumnya 2 jam menjadi kurang lebih 1 jam.

Hutama Karya juga telah melengkapinya dengan beberapa fasilitas struktur seperti 2 jembatan layang (overpass), 11 jembatan, 10 jalan layang bawah (underpass), 3 simpang susun, 3 gerbang tol, dan 2 rest area tipe A.

Hingga saat ini, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap I oleh Hutama Karya sepanjang ±957 km, dengan ruas tol konstruksi 349 km dan ruas tol operasi 453 km.

Adapun ruas yang telah beroperasi secara penuh yang dikelola Hutama Karya diantaranya Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km), Tol Palembang – Indralaya (22 km),

Ada juga ruas Tol Pekanbaru – Dumai (131 km), Tol Sigli Banda Aceh Seksi 2 – 6 (50 km) serta Tol Binjai – Langsa Seksi 1 (12 km), Tol Bengkulu – Taba Penanjung (18 km) dan Tol Pekanbaru – Bangkinang (31 km).

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img