Minyakita Sudah Hilang Peredaran di Depok

InfoEkonomi.ID – Sudah hampir satu bulan Minyakita hilang dari peredaran di sejumlah pasar tradisional di kota Depok. Salah satunya di pasar tradisional, Pasar Agung, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat ini. Minyakita sudah mengalami kelangkaan sejak tiga pekan lalu tepatnya sejak 12 Januari 2023, dibarengi dengan naiknya harga normal.

Bayu, pedagang Pasar Agung mengatakan, kelangkaan Minyakita terjadi secara bertahap. “Langkanya sudah hampir tiga minggu ini ya, nyari barang juga susah di mana-mana. Kelangkaannya juga bertahap, nggak langsung,” tutur Bayu, Kamis (2/2/23).

Bayu menyebut, dirinya juga tidak bisa lagi menjual Minyakita lantaran harganya yang tinggi melebihi standar harga eceran tertinggi (HET).

“Itu naiknya juga lumayan. Dari supplier per dusnya naik, jadi kita nggak bisa jual lagi standar HET,” ungkapnya.

“Konsumen juga banyak mengeluh karena mereka butuh dan Minyakita yang murah, jadi tetap dibeli meski harganya naik,” lanjut Bayu dikutip dari laman Beritasatu.

Kelangkaan Minyakita di pasaran membuat para pedagang terpaksa menjual minyak goreng merk lain dengan perbandingan harga yang cukup signifikan.

Pedagang berharap, pemerintah segera menyuplai kembali Minyakita dengan harga standar HET. Mengingat sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadan.

Tidak hanya di Kota Depok, diketahui Minyakita hilang dari peredaran di seluruh wilayah di Indonesia. Harga yang sebelumnya Rp 14.000 rupiah per liter, kini mencapai Rp 16.000 rupiah per liternya.

 

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img