InfoEkonomi.ID – Kasus pencurian meteran air PDAM akhir-akhir ini banyak terjadi dan menjadi perhatian khusus pihak Perumda Air Minum Kota Makassar. Tak heran Perumda Air Minum Kota Makassar menerima puluhan pengaduan kehilangan meteran di rumah pelanggan. Terkait hal itu, PDAM Makassar memberikan edukasi kepada pelanggan tentang cara menjaga meteran air dari aksi pencurian maupun gangguan lainnya.
Berikut cara mengantisipasi hal tersebut :
1. Saat pemasangan baru maupun pemindahan meteran, pastikan lokasi meteran air dipasang dengan kokoh dan kuat. Hal ini untuk menghindari boks meteran air mudah dicabut atau dilepas oknum tak bertanggung jawab.
2. Pastikan boks meteran air diberi gembok atau pengunci agar lebih aman.
3. Lakukan pengawasan berkala agar kondisi meteran air dapat dipastikan tetap aman dan kondisinya baik. Jika mendapati kerusakan atau gemboknya hilang, maka dapat lebih mudah diperbaiki.
Selain itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar, mengimbau pelanggan agar menghubungi pihak PDAM setempat atau pihak kepolisian jika menemukan atau mengalami kasus pencurian meteran air.
Pelanggan dapat menghubungi Call Centre PDAM di 1500411 atau langsung menghubungi pihak kepolisian karena ini masuk unsur pidana pelanggaran terhadap pasal 170 KUHP dan sanksinya bisa berat,” jelas Beni Iskandar, Jumat (27/1/23) dikutip dari laman Solusinews.
Beni juga mengingatkan kepada pelanggan untuk mengidentifikasi apabila ada yang datang dan mengaku sebagai petugasnya untuk mencabut meteran air.
“Cek surat perintah kerjanya, tanda pengenal, logo di seragam, bahkan jika perlu minta nomor telepon dan foto petugas yang bersangkutan,” sambungnya.
Selain itu ia menegaskan bahwa PDAM tidak mengizinkan petugasnya melakukan pencabutan atau penggantian meteran air pada malam hari.
“Jika ada, saya pastikan itu ilegal. Saya juga mewanti-wanti kepada oknum pelaku dan sindikatnya akan kami tindak tegas,” kuncinya.

































