Gelar GRC Series 2026, MRT Jakarta Tekankan Pentingnya Integrasi Risiko, Kepatuhan, dan Integritas dalam Bisnis

Pengambilan keputusan bisnis yang bertanggung jawab (responsible business decision-making) membutuhkan integrasi tiga perspektif utama, yaitu risk, compliance, dan integrity. Perspektif risk membantu organisasi memahami konsekuensi dan tingkat eksposur dari setiap alternatif keputusan; compliance memastikan keputusan berada dalam koridor hukum dan regulasi yang berlaku; sedangkan integrity memastikan keputusan didasarkan pada prinsip etika, transparansi, dan kepentingan jangka panjang perusahaan.

Ketiga perspektif tersebut perlu dipertimbangkan secara seimbang agar penerapan GRC memberikan nilai bagi organisasi, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif. Poin tersebut mengemuka dalam diskusi panel GRC Series 2026 yang berlangsung di Menara Danareksa pada Kamis (15-10-2026). Tahun ini, diskusi yang rutin digelar setiap tahun, mengusung teman Risk, Compliance, and Integrity: The Three Lenses of Responsible Business Decision-Making.

Dalam sambutannya, Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud menyebutkan bahwa PT MRT Jakarta (Perseroda) terus berkomitmen untuk menerapkan aspek-aspek governance, risk, and compliance yang terintegrasi. “Skor tata kelola MRT Jakarta terus menunjukkan tren meningkat, baik dalam Corporate Governance Perception Index (CGPI) oleh IICG maupun penilaian penerapan good corporate governance oleh BPKP,” tuturnya.

Direktur Farchad berharap bahwa forum ini dapat menjadi momen untuk berbagi pengalaman dalam mendorong pengambilan keputusan yang tidak hanya legally compliant, namun juga risk-informed, berintegritas, dan selaras dengan tujuan organisasi. Forum ini juga dihadiri oleh Dewan Komisaris PT MRT Jakarta (Perseroda) dan penyampaian pesan kunci oleh Direktur Pengawasan Badan Usaha Energi dan Pertambangan BPKP Felix Joni Darjoko.

Sedangkan dalam diskusi panel, narasumber yang dihadirkan, yaitu Senior VP Project Risk Management PT Pertamina (Persero) Agung Eka Purnawan, Senior VP Corporate Culture PT Pegadaian Fauzi Gazali, Senior VP Corporate Governance & Compliance PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Joko Sutrisno, dan dimoderatori oleh Parner Dentons HPRP Nashatra Prita.

Sepanjang diskusi, setiap narasumber menyampaikan paparan dan pandangannya terkait integrasi antara risiko, kepatuhan, dan integritas dalam pengambilan keputusan. Selain itu, dibicarakan pula best practice dan knowledge sharing lintas sektor di antara peserta diskusi panel.

Diskusi ini dihadiri langsung oleh sekitar 124 peserta dan 203 peserta daring yang terdiri dari perwakilan lembaga dan instansi pemerintah, BUMN, BUMD, sektor swasta, praktisi GRC, dan pemangku kepentingan lainnya. Ke depannya, diskusi panel GRC Series terus menjadi forum untuk mengeksplorasi pengalaman dan best practices dalam menyelaraskan pertimbangan risiko, kepatuhan, integritas, dan tujuan bisnis dalam proses pengambilan keputusan. Lebih jauh lagi, pada organisasi yang memiliki mandat publik sekaligus tuntutan untuk tetap profesional, efisien, adaptif, dan berdaya saing.

Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img