Dewan Pertahanan Nasional (DPN) mendukung PT PAL Indonesia menjadi penggerak utama pembangunan ekosistem industri maritim nasional. Keberadaan PT PAL tidak hanya menopang kebutuhan pertahanan, tetapi juga memperkuat perekonomian Indonesia.
Deputi Bidang Geoekonomi DPN, Dr. Yayat Ruyat, mengungkapkan pembangunan industri maritim menjadi perhatian besar Presiden RI, Prabowo Subianto. Menurut dia, PT PAL memiliki posisi strategis dalam pengembangan industri tersebut.
“Saya yakin PT PAL Indonesia dapat menjadi salah satu penggerak utama ekosistem industri maritim. Dan, sebagai industri pertahanan, PT PAL memiliki peran strategis dalam memperkuat kemampuan nasional untuk menghadapi berbagai ancaman dan menjaga kedaulatan negara.” Ujar Yayat saat berkunjung ke PT PAL.
Menanggapi hal itu, Direktur Produksi PT PAL Indonesia, Diana Rosa, mengatakan sesuai amanah yang diberikan oleh pemerintah, yakni sebagai National Consolidator dan Lead Integrator industri maritim nasional, PT PAL saat ini tengah mengarahkan transformasi tidak sekadar pada kemampuan membangun kapal.
PT PAL, sambung dia, kini juga berupaya memperkuat industri pendukung dan membangun ekosistem yang terintegrasi.
“Kami ingin membangun kapabilitas industri yang terintegrasi untuk memperkuat kemandirian industri maritim dan pertahanan nasional.” Kata Diana.
Sebagai informasi, kunjungan DPN ke PT PAL menjadi momentum untuk memperkuat perspektif bersama tentang pengembangan industri maritim sebagai bagian dari kekuatan strategis nasional. Di mana, DPN bertugas memberikan pertimbangan dan solusi kebijakan di bidang pertahanan, termasuk pada aspek geoekonomi.
Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































