PT Petrokimia Gresik terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan ramah keluarga melalui berbagai program perlindungan pekerja perempuan serta dukungan terhadap pengasuhan anak. Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, saat meninjau berbagai fasilitas dan layanan yang dimiliki perusahaan.
Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah layanan pendampingan pekerja perempuan melalui Petro Care serta fasilitas Daycare Petrokimia Gresik yang telah beroperasi selama lebih dari tiga dekade. Kedua program tersebut dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja dan keluarganya.
Menteri PPPA Arifah Fauzi menilai langkah yang dilakukan Petrokimia Gresik merupakan contoh praktik baik yang dapat diterapkan perusahaan lain dalam membangun lingkungan kerja yang mendukung produktivitas sekaligus kesejahteraan keluarga pekerja.
“Keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Kehadiran layanan pendampingan pekerja perempuan, termasuk Petro Care, serta Daycare Petrokimia Gresik menunjukkan komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak,” ujar Menteri PPPA.
Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan bahwa perusahaan memandang kesejahteraan pekerja sebagai bagian penting dari keberlanjutan bisnis. Karena itu, perusahaan terus menghadirkan berbagai program yang mampu mendukung keseimbangan antara kehidupan keluarga dan pekerjaan.
Menurutnya, Daycare Petrokimia Gresik yang telah beroperasi sejak tahun 1993 menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pekerja, khususnya pekerja perempuan, agar dapat menjalankan peran sebagai orang tua tanpa mengurangi produktivitas kerja.
“Daycare Petrokimia Gresik telah beroperasi sejak tahun 1993 dan saat ini melayani 56 anak, mayoritas dari lingkungan sekitar perusahaan. Fasilitas ini kami hadirkan untuk membantu para pekerja, khususnya pekerja perempuan, agar dapat menjalankan peran sebagai orang tua sekaligus tetap produktif dalam bekerja. Selain itu, perusahaan juga memiliki layanan pendampingan pekerja perempuan melalui Petro Care yang berfungsi sebagai ruang perlindungan dan konsultasi bagi pekerja,” ujar Direktur Utama.
Selain fasilitas pengasuhan anak, Petrokimia Gresik juga menghadirkan Petro Care sebagai layanan pendampingan dan konsultasi bagi pekerja perempuan. Program ini berfungsi sebagai ruang perlindungan yang memberikan dukungan bagi pekerja dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan pribadi maupun lingkungan kerja.
Keberadaan Petro Care dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan perempuan di dunia kerja melalui pembentukan ruang aman yang mampu mencegah serta menangani berbagai bentuk diskriminasi, kekerasan, maupun pelecehan.
Daconi menegaskan bahwa perusahaan akan terus mengembangkan kebijakan dan program yang mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, dan inklusif bagi seluruh pekerja.
Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus diperkuat perusahaan, khususnya pada aspek sosial dan pengembangan sumber daya manusia.
Dengan dukungan fasilitas Daycare dan layanan Petro Care, Petrokimia Gresik tidak hanya berupaya meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pekerja, tetapi juga turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan keluarga serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Petrokimia Gresik terus menunjukkan perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pekerja, keluarga, dan masyarakat sekitar secara berkelanjutan.
Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News































