PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat pertumbuhan signifikan pada penyaluran pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid sepanjang 2025. Perusahaan membukukan pembiayaan sektor tersebut mencapai Rp2,49 triliun atau tumbuh 99 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama MUF, Dapot Parasian Sinaga, mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
“Nilainya tumbuh 99%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya,” katanya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (5/3).
Ia menjelaskan bahwa pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid tersebut telah berkontribusi sekitar 10 persen dari total penyaluran pembiayaan MUF sepanjang 2025. Menurutnya, tren ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Dapot memperkirakan tren pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik masih akan berlanjut pada tahun ini. Bahkan, ia menilai pertumbuhannya masih berpotensi mencatatkan kenaikan dua digit dalam beberapa tahun ke depan.
“Masih terus naik. Dari 2-3 tahun ini naiknya masih dobel digit,” tuturnya.
Untuk mendukung pertumbuhan pembiayaan kendaraan secara keseluruhan, MUF menyiapkan sejumlah strategi bisnis pada 2026. Salah satunya dengan memperkuat sinergi bersama dealer dan mitra strategis, termasuk mengoptimalkan kolaborasi dalam ekosistem Bank Mandiri Group.
Langkah tersebut dilakukan guna memperluas akses pasar serta meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen.
Selain itu, MUF juga akan menghadirkan produk pembiayaan yang semakin kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan pasar, sekaligus terus mengoptimalkan layanan digital untuk mempermudah akses pembiayaan bagi masyarakat.
Pada 2026, perusahaan tetap fokus menyalurkan pembiayaan pada seluruh segmen kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor, kendaraan baru maupun bekas, pembiayaan dana tunai, hingga kendaraan listrik yang semakin diminati masyarakat.
Secara keseluruhan, MUF mencatat total penyaluran pembiayaan kendaraan mencapai Rp24,2 triliun sepanjang 2025. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 11,6 persen secara tahunan (year on year).
Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News
































