UUS Bank BPD DIY Rayakan 19 Tahun, Tegaskan Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank BPD DIY menandai perjalanan 19 tahun pengabdiannya kepada masyarakat DIY melalui peringatan Milad ke-19 bertema “Tumandang untuk Tumbuh Meraih Berkah”. Kegiatan tersebut digelar di Kantor Bank BPD DIY Syariah, Jalan Magelang Km 5,5, Kutu Tegal, Sinduadi, Mlati, Sleman, Jumat (20/2). Momentum ini menjadi refleksi sekaligus peneguhan komitmen Bank BPD DIY Syariah untuk terus tumbuh semakin kuat, amanah, dan berkelanjutan dalam melayani kebutuhan keuangan masyarakat berbasis prinsip syariah.

Acara tersebut dihadiri Dewan Komisaris Bank BPD DIY Beny Suharsono, Dewan Pengawas Syariah (DPS), jajaran Komite Penguatan Usaha Syariah (KPUS), serta Direksi Bank BPD DIY, antara lain Direktur Utama Santoso Rohmad, Direktur Pemasaran dan Usaha Syariah Raden Agus Trimurjanto, serta Direktur Kepatuhan Dian Ari Ani. Hadir pula para pemimpin divisi, pemimpin cabang, pejabat struktural, serta insan Bank BPD DIY Syariah.

- Advertisement -

Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, menyampaikan usia 19 tahun merupakan perjalanan panjang yang patut disyukuri sekaligus menjadi titik penting untuk melakukan penajaman arah bisnis. Hingga saat ini, Unit Usaha Syariah Bank BPD DIY telah mencatatkan total aset sebesar Rp2,3 triliun.

“Milad ke-19 ini tidak sekadar seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai momentum reorientasi atau penataan ulang bisnis agar mampu meraih pertumbuhan yang lebih berkualitas. Kita perlu lebih berdaya dan giat dalam mengembangkan Masyarakat Ekonomi Syariah melalui perbankan syariah, khususnya Unit Usaha Syariah Bank BPD DIY,” ujar Santoso.

- Advertisement -

Santoso menegaskan misi utama UUS Bank BPD DIY bukan hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menghadirkan layanan perbankan yang berkeadilan sesuai nilai-nilai Islami. Prinsip keadilan tersebut, menurutnya, membawa konsekuensi tanggung jawab yang lebih besar, termasuk dalam pengelolaan risiko berbasis bagi hasil.

“Risiko memang bertambah, namun jika dikelola dengan penuh tanggung jawab, Unit Usaha Syariah akan menjadi sehat secara menyeluruh dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak ada persoalan untuk tumbuh lebih besar selama dijalankan dengan prinsip kehati-hatian dan amanah,” tegasnya.

Didirikan pada tahun 2007, Unit Usaha Syariah Bank BPD DIY bertujuan memberikan layanan keuangan syariah bagi masyarakat DIY. Bank BPD DIY menegaskan komitmennya agar UUS mampu menjadi tuan rumah di wilayah sendiri dengan menangkap peluang pasar serta memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap produk dan layanan perbankan syariah.

Dalam kesempatan tersebut, Santoso juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan nasabah, memperkuat penetrasi pasar, serta mengoptimalkan potensi bisnis yang masih terbuka luas. Bank BPD DIY terus mendorong penguatan sumber daya manusia syariah melalui peningkatan kompetensi dan sertifikasi sesuai ketentuan regulator, serta pengembangan teknologi informasi agar layanan perbankan syariah semakin unggul dan relevan dengan ekspektasi nasabah.

- Advertisement -

Sementara itu, Pemimpin Unit Usaha Syariah Bank BPD DIY, Arif Wijayanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah mengawal perjalanan Bank BPD DIY Syariah hingga memasuki usia ke-19 tahun. Dukungan operasional serta pengembangan layanan syariah di DIY ini menjadi modal penting bagi Bank BPD DIY Syariah untuk terus tumbuh secara berkelanjutan.

“Kami akan terus tumbuh dan berkembang sejalan dengan semangat Bank BPD DIY untuk melayani nasabah syariah secara amanah dan profesional,” ungkapnya.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Bazis Bank BPD DIY, Arif juga melaporkan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berupa beasiswa kepada 590 putra-putri pegawai alih daya Bank BPD DIY dengan total alokasi dana sebesar Rp900 juta. Program ini merupakan bagian dari komitmen Bank BPD DIY Syariah dalam mendukung sektor pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat DIY.

Peringatan Milad ke-19 Bank BPD DIY Syariah secara simbolis ditandai dengan pemotongan tumpeng, dilanjutkan dengan penyerahan beasiswa kepada para penerima manfaat. Momentum kebersamaan tersebut ditutup dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan salat Tarawih berjamaah, memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, dan keberkahan dalam peringatan milad ini.

Acara tasyakuran Milad Syariah ke-19 ini juga diisi tausiah oleh Guru Besar FEB UGM sekaligus Anggota DPS, Mahfudz Sholihin, yang memaknai tema Tumandang untuk Tumbuh Meraih Berkah. Tumandang dimaknai sebagai kesiapan untuk segera bertindak dan mengeksekusi rencana; tumbuh sebagai upaya berkelanjutan untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari; serta berkah sebagai kebaikan yang terus bertambah dan berkesinambungan.

Melalui momentum ini, Bank BPD DIY Syariah menegaskan tekad untuk melangkah maju dengan lebih solid, berdampak, dan penuh keberkahan. Dengan mengedepankan prinsip syariah yang amanah, adil, dan profesional, Bank BPD DIY Syariah berkomitmen menjadi mitra terpercaya dalam mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat DIY.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img