Kamis, Februari 12, 2026
spot_img

Pemerintah Siapkan Stimulus Rp12,83 Triliun untuk Ramadan–Idulfitri 2026

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp12,83 triliun untuk mendukung paket stimulus ekonomi kuartal I 2026. Stimulus tersebut mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bantuan sosial (bansos) yang akan diberikan sepanjang Februari–Maret 2026, bertepatan dengan periode Ramadan dan Idulfitri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa paket stimulus ini tidak memasukkan program diskon tarif listrik. Ia memastikan bahwa tidak ada pemotongan tarif listrik sepanjang 2026.

- Advertisement -

“Kita menyiapkan paket stimulus yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kita menyiapkan Rp12,83 triliun untuk diskon transportasi selama libur lebaran, termasuk juga diskon tiket pesawat,” katanya dalam Indonesia Economic Summit (IEC) 2026 di Jakarta, Selasa (3/2).

Dari total anggaran tersebut, Rp200 miliar dialokasikan khusus untuk diskon transportasi, sementara sekitar Rp12 triliun disiapkan untuk program bantuan sosial.

- Advertisement -

Rinciannya, pemerintah akan memberikan diskon tiket pesawat hingga 16 persen. Insentif tersebut antara lain berupa Pajak Pertambahan Nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) khusus tiket pesawat kelas ekonomi penerbangan domestik.

“Kemudian Angkasa Pura, airport tax akan kasih diskon 50 persen, kemudian avtur pun akan ada diskon,” ujar dia.

Sementara itu, ia mengatakan untuk transportasi laut dan kereta api, potongan tarif tiket akan mencapai 30 persen. Pemerintah juga menyiapkan diskon tarif jalan tol hingga 20 persen.

“Untuk bansos berupa beras 10 kilogram untuk dua bulan, ditambah MinyaKita untuk dua bulan,” katanya menambahkan.

- Advertisement -

Terkait waktu penerapan diskon, Airlangga tidak menjelaskan secara rinci. Namun dirinya memastikan paket stimulus tersebut akan diberikan selama periode libur Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.

“Targetnya kita menggerakkan ekonomi lebih tinggi karena kuartal I itu penting. Kemarin kuartal I tahun lalu (pertumbuhan) relatif lebih rendah,” kata Arilangga.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img